Selasa, 24 Mei 2016 16:10 WITA

Minta Soal Jenazah Naik Motor Tak Dibesar-besarkan, Taufan Pawe Didemo

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Sulaiman Abdul Karim
Minta Soal Jenazah Naik Motor Tak Dibesar-besarkan, Taufan Pawe Didemo
Unjukrasa terkait kasus jenazah diangkut pakai sepeda motor di Parepare, Selasa (24/5/2016) di depan Kantor Wali Kota Parepare. (Hasrul Nawir)

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Parepare menggelar unjukrasa di depan Kantor Wali Kota Parepare, Selasa (24/5/2016). Unjukrasa ini terkait kasus jenazah yang diangkut pakai sepeda motor di Parepare, beberapa waktu lalu.  

Dalam aksi itu, pengunjukrasa mendesak agar Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, mundur dari jabatannya. Setidaknya, Taufan mencopot Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas Madising Na Mario. Reaksi keras massa PMII ini karena Taufan Pawe meminta agar kasus jenazah diangkut pakai sepeda motor itu tak perlu dibesar-besarkan. Pernyataan itu disampaikan Taufan saat apel pagi di Kantor Call Center112, Senin (23/5/2016).   

(Baca sebelumnya: Miris! Ambulans Enggan, Jenazah di Parepare Diangkut Pakai Motor)

loading...

(Baca juga: Ini Kronologi dari Pemerintah Kota Soal Jenazah Diangkut Motor di Parepare)

"PMII meminta Wali Kota Parepare untuk memohon maaf kepada masyarakat atas ucapanya. Mencopot Kepala Dinas Kesehatan, mencopot Kepala Puskesmas Madising Na Mario, serta memperbaiki sistem pelayanan kesehatan masyarakat. Jika tuntutan kami tidak dipenuhi, kami meminta Wali Kota Parepare mundur dari jabatannya," ungkap Nurham, salah seorang pengunjuk rasa.

Loading...
Loading...