13 August 2017 19:12 WITA

Konvert Kit Diharap Jadi Solusi Kelangkaan BBM di Pangkep

Editor: Almaliki
Konvert Kit Diharap Jadi Solusi Kelangkaan BBM di Pangkep
Budi Amin

RAKYATKU.COM, PANGKEP - Bantuan 20 unit konvert kit dari pemerintah pusat yang diterima Pemkab Pangkep saat Hari Teknologi Nasional yang lalu, diharapkan menjadi salah satu solusi terhadap kelangkaan BBM di daerah Kepulauan Pangkep.

Anggota DPRD Pangkep yang meliputi seluruh wilayah Kepulauan Pangkep, Budi Amin berharap, alat itu dapat segera disalurkan ke masyarakat. Namun, selain bantuan, Budi berharap Pemerintah Pusat juga dapat memberikan kelonggaran bagi masyarakat kepulauan untuk mendapatkan BBM.

"Kita lihat hasilnya dulu, mudah-mudahan dapat betul-betul membantu masyarakat kepulauan terkait kelangkaan BBM di pulau. Namun kita juga berharap adanya aturan yang lebih longgar bagi masyarakat kepulauan, agar tidak ada lagi penangkapan terhadap masyarakat pulau yang ingin mendapatkan BBM," ujar Budi, Minggu (13/8/2017).

Dari beberapa kasus penangkapan warga pulau yang ingin mendapatkan BBM, kata Budi memerlukan perhatian khusus, mengingat aturan yang sangat tidak memihak bagi masyarakat kepulauan.

"Regulasinya harus diperjelas, mana untuk kebutuhan nelayan, mana yang dijual umum. Karena Nelayan juga tergantung dengan BBM. Bagaimana nelayan bisa produktif, kalau regulasinya tidak memihak nelayan. Jangan sampai regulasi menambah permasalahan baru, menambah pengangguran," ungkap Budi.

Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Perikanan Pangkep, Andi Farida, di hari perayaan Hakteknas kemarin, Pemkab Pangkep menerima 20 unit konvert kit dari pemerintah pusat.

"Konverter kit ini merupakan pertama di Pangkep. Alat ini sangat menghemat penggunaan bahan bakar. Jika menggunakan solar itu biasanya membutuhkan 12 liter dengan total harga Rp120 ribu, sedangkan jika menggunakan BBG hasil konvert, hanya diperlukan Rp15ribu, dan bisa digunakan hingga 13 jam," jelasnya.