13 August 2017 05:30 WITA

Dosen di Australia Lepas Gelarnya Profesor setelah Intip Mahasiswi Mandi

Editor: Andi Chaerul Fadli
Dosen di Australia Lepas Gelarnya Profesor setelah Intip Mahasiswi Mandi
ilustrasi

RAKYATKU.COM - Seorang profesor di Universitas Charles Darwin, Michael John Lawes terpaksa melepas gelarnya dan berhenti mengajar setelah ketahuan mengintip mahasiswinya yang sedang mandi. Reputasinya sebagai guru besar pun sirna seketika.

Kejadian ini berlangsung belum lama, saat seorang mahasiswi yang tengah mandi mendapati kamera tersembunyi di sekitar smoke alarm.

Pengadilan tinggi Darwin telah mengadili pria yang dituduh memasang, menggunakan, dan memiliki perangkat pengawas optik yang disalahgunakan, dikutip dari ABC News, Minggu (13/8/2017).

Dari sidang itu, pengadilan mengungkap seorang perempuan berusia 28 tahun yang tengah melakukan penelitian di universitas tersebut menjadi korban perbuatan tak terpuji Lawes.

"Lawes melakukan upaya tersebut dengan memanfaatkan kondisi yang sempit," ujar Tiarni McNamee, selaku jaksa penuntut umum.

McNamee mengatakan, pelanggaran ini bersangkutan dengan kepuasan seksual yang dialami oleh pelaku. Ia juga menjelaskan jika tindakan ini merupakan pelanggaran kepercayaan antara dosen dan mahasiswa.

"Ini adalah pelanggaran tentang privasi seseorang," ujar McNamee.

"Kejadian ini pun memiliki efek signifikan secara emosional dan fisik korban," tambahnya.

Lawes adalah seorang profesor yang kerap menangani masalah satwa liar. Akibat tindakannya ini, ia diancam dengan hukuman dua tahun penjara atau denda 38 ribu dolar Australia atau sekitar Rp 395 juta.

Pengacara Lawes, Jodi Truman, menerima pelanggaran yang dilakukan oleh kliennya. Tindakan tersebut dinilai sangat membuat korban malu dan tertekan.

Meski begitu, Truman meminta hakim untuk mempertimbangkan kondisi kliennya. Ia mengklaim Lawes mengalami permasalahan mental dan ketidakseimbangan hormon.

Truman juga mengatakan, kamera yang digunakan Lawes bermula dari kebutuhan praktik.

Kini, Lawes telah mengundurkan diri dari profesinya sebagai profesor dan pengajar di Universitas Charles Darwin. Reputasi baik yang selama ini ia bangun hancur seketika akibat kasus tersebut. 

Tags