12 August 2017 15:52 WITA

AS Mungkin Akan Selidiki China atas Pencurian Kekayaan Intelektual

Editor: Suriawati
AS Mungkin Akan Selidiki China atas Pencurian Kekayaan Intelektual
Donald Trump dan Xi Jinping

RAKYATKU.COM - Presiden Donald Trump kemungkinan akan meluncurkan sebuah inisiatif untuk mengarahkan penyelidikan terhadap praktik perdagangan China pada hari Senin.

NBC News melaporkan bahwa dua sumber dari pemerintahan Trump mengatakan, penyelidikan akan berfokus pada dugaan pencurian kekayaan intelektual, yang telah lama menjadi perhatian khusus bagi Silicon Valley.

BACA JUGA: China Desak Korea Utara Hentikan Uji Coba Rudal

Laporan pada tahun 2013 oleh Komisi Pencurian Kekayaan Intelektual Amerika yang diperbaharui pada bulan Februari mengungkapkan bahwa China adalah pelanggar hak kekayaan intelektual utama di dunia.

Laporan yang diperbarui tersebut memperkirakan kerugian tahunan keseluruhan terhadap ekonomi AS dari barang palsu, perangkat lunak bajakan, dan pencurian rahasia perdagangan, mencapai $255 miliar (Rp3400 triliun)

Tapi, seorang pakar di China dan wilayah tersebut mengatakan bahwa China mungkin akan merasa dikhianati jika Trump mengumumkan penyelidikan tersebut, hanya sepekan setelah negara itu memberikan suara untuk resolusi DK PBB untuk menjatuhkan sanksi pada Korea Utara.