Jumat, 11 Agustus 2017 17:12 WITA

Persoalan Warga di Wilayah Perbatasan Selesai Tahun Depan

Editor: Fathul Khair Akmal
Persoalan Warga di Wilayah Perbatasan Selesai Tahun Depan
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo

RAKYATKU.COM - Sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk melindungi seluruh wilayah NKRI dari gangguan asing, serta mensejahterakan masyarakat di sana, pemerintah memastikan permasalahan di wilayah perbatasan akan rampung pada 2018 mendatang.

“Tahun depan seluruh masalah di wilayah perbatasan sudah selesai. Infrastruktur, ekonomi, sosial terus digenjot agar masyarakat di sana bisa menikmati hidup sejahtera,” kata Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo dilansir laman kemendagri.go.id, Jumat (11/8/2017).

Tingkat keamanan untuk wilayah perbatasan, kata Tjahjo juga terus dibenahi sehingga penyelundupan barang dan orang-orang asing bisa diperketat.

“Ini bukti kinerja Pak Jokowi yang selama 2 tahun ini terus memperhatikan wilayah perbatasan. Peran pemerintah daerah juga akan diperkuat,” ungkapnya.

Sementara untuk masalah perbatasan dengan negara tetangga, Tjahjo mengatakan ini akan terus diselesaikan. Baik itu dengan Timur Leste, Papua Nugini dan Malaysia.

“Terbanyak memang di Malaysia, mulai dari Entikong, Sanggo sampai Sebatik  dan Nunukan. Belum lagi pulau-pulau terluar, tapi itu sudah memiliki nama semua,” ujarnya.

Menjadi fokus utama adalah perdagangan. Dimana, penduduk Indonesia di perbatasan masih banyak yang membeli barang di negara sebalah. Makanya, sektor perdagangan juga terus mendapat perhatian.

“Saya kira 1000 persen sudah bagus termasuk fisiknya. Intinya semua sudah selesai, sekarang juga tengah dibenahi infrastruktur lainnya,” tegas Tjahjo.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menurut dia ikut serta bergerak memperbaiki puskesmas-puskesmas, dilengkapi dengan rawat inapnya dan kabupaten juga akan dilengkapi rumah sakit sehingga, jika ada masyarakat yang sakit parah bisa dirujuk.

“Bea cukai juga akan dilengkapi dengan pusat karantinanya. Mulai dari kontiner dan gudang. Secara keselurahan Kemenkue, Imigrasi, Bea Cukai, Pos Kesahatan, dan Kemendagri ada tim yang mengkoordinasikannya,” pungkas Tjahjo.