Jumat, 11 Agustus 2017 16:41 WITA

Kisah 18 Awak KM Atlantis yang Terombang-ambing di Laut Selama 4 Hari

Editor: Mulyadi Abdillah
Kisah 18 Awak KM Atlantis yang Terombang-ambing di Laut Selama 4 Hari
Sis Soemohanto

RAKYATKU.COM, BONE - Sis Soemohanto bersama 17 orang rekannya akhirnya selamat usai terombang-ambing di laut Perairan Banda,  Kepulauan Maluku selama 4 hari 3 malam.

Soemohanto adalah nakhoda KM Atlantis. Kapal yang dikemudikan tenggelam di lautan lantaran mengalami kebocoran. Kapal ini memuat bahan material dari Surabaya menuju Kepulauan Maluku. 

"Kami hanya menggunakan rakit kecil sebagai 'pelampung'. Kami bergantung selama 4 hari di rakit itu, selama itu pula kami terendam air laut," kata Soemohanto saat dievakuasi ke Pelabuhan Bajoe Kabupaten Bone, Jumat (11/8/2017).

Selama 4 hari terendam, lanjut dia, pernah ada kapal nelayan yang sempat melintas. Namun kapal tersebut tidak berani untuk menolongnya karena diduga pembajak, apalagi didaerah itu memang sangat rawan pembajakan.

Dalam musibah tersebut, seluruh ABK hanya berhasil menyelematkan barang pribadi masing masing, juga dokumen-dokumen penting kapal serta beberapa kaleng ransum.

Kisah 18 Awak KM Atlantis yang Terombang-ambing di Laut Selama 4 Hari

"Selama 4 hari mengapung kami hanya makan beberapa ransum kaleng serta roti, jadi kami hanya makan ketika sudah merasa betul-betul lapar, air pun kita terpaksa harus minum air laut pertetes saja," urainya.

"Yang mistis lagi pada saat mengapung, ada seekor burung yang hinggap ke kepala kami dan berpindah pindah diatas kepala kami dan saat diusir burung itu tidak mau terbang, dia baru pergi ketika sudah ada kapal yang mendekat dan menolong kami," kisahnya.

Hingga saat ini ke 18 Abk KM Atlantis sudah dijemput oleh pihak perusahaan untuk dibawa dimakassar kemudian dikembalikan ke tempat asal masing-masing.