Rabu, 09 Agustus 2017 11:28 WITA

Parkir Online Dinilai Dapat Tekan Kebocoran PAD Makassar

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Parkir Online Dinilai Dapat Tekan Kebocoran PAD Makassar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya, Irianto Ahmad mengatakan, pengelolaan parkir berbasis aplikasi online menjadi solusi tepat, terutama dalam menekan kebocoran, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Makassar.

"Dengan menggunakan sistem online, secara otomatis menyebabkan tidak beredarnya uang cash dalam pembayaran jasa parkir. Dengan demikian pasti dapat meminimalisir kebocoran, karena pembayarannya cukup menggunakan kartu yang koneksi dengan e-banking (pembayaran non-tunai)," jelas Irianto pada Rakyatku.com, Rabu (9/8/2017).

Irianto menuturkan, juru parkir yang bertugas, nantinya akan dibekali dengan peralatan khusus yang dapat langsung mengeluarkan struk parkir sebagai bukti pembayaran pengguna jasa parkir.

"Jadi bentuk hampir sama seperti smartphone. Jadi begitu kendaraan masuk, akan difoto dan langsung keluar struk. Ini akan menjadi budaya juga bahwa dalam memarkir kan kendaraannya, pengguna jasa parkir akan memiliki bukti pembayaran sah dengan adanya struk," paparnya.

Meskipun baru akan diterapkan di beberapa kawasan saja. Namun, PD Parkir Makassar Raya dalam waktu dekat, akan menggelar pelatihan penggunaan alat dan aplikasi parkir online tersebut.

Diketahui beberapa waktu lalu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto telah menandatangani MoU pengelolaan parkir online. Sistem perparkiran menggunakan sebuah aplikasi yang dinamakan "Jukir" ini, dipercaya dapat menekan kebocoran setoran pendapatan daerah.

MoU dilakukan dengan PT Trisinergi Global Resourches tentang pengelolaan parkir berbasis aplikasi 'Jukir' dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Makassar.

"Kita juga bekerja sama dengan Bank Sulselbar, jadi apa pun bentuk transaksi yang bersifat setoran itu langsung terekam, ada kuitansi nya. Namun setoran sudah cashless (tanpa uang tunai)," kata Danny belum lama ini.

Diharapkan, dengan pemanfaatan aplikasi 'Jukir' ke depan, menjadi acuan pelaksanaan program pemerintah kota Makassar dalam peningkatan PAD dengan pemanfaatan layanan publik berbasis teknologi informasi dan On-Line yang terintegrasi dengan Bank Pembangunan Sulselbar.

Selain PD Parkir, sistem aplikasi ini juga akan diterapkan di berbagai instansi lingkup Pemkot Makassar lainnya. Seperti PD Pasar, PD Terminal, PDAM, dan semua instansi yang bersentuhan dengan setoran pendapatan. Dengan demikian sistem pendapatan akan lebih transparan dan menekan kemungkinan kebocoran.