Selasa, 08 Agustus 2017 17:20 WITA

Paksa Anak Bekerja, PD Parkir Siap Sanksi Jukir Warkop Sami

Editor: Adil Patawai Anar
Paksa Anak Bekerja, PD Parkir Siap Sanksi Jukir Warkop Sami

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya dalam waktu dekat, akan menemui juru parkir (jukir) yang bertugas di Warung Kopi (Warkop) Sami, Jalan Kopas, Kecamatan Panakukang.

Pasalnya, juru parkir tersebut diduga telah mempekerjakan anak dibawah umur. Hal itu diketahui setelah inspeksi dadakan (sidak) yang digelar PD Parkir Makassar Raya, Selasa (8/8/2017).

"Anak ini sudah berkali-kali kita tegur, pas Ramadan dan setelah lebaran. Rompi juru parkir resmi yang dia gunakan juga sudah kita sita. Tapi ternyata masih tetap bekerja, malah sekarang dia pakai rompi yang dibeli di toko," ungkap Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya Irianto Ahmad.

Anak yang berusia sekira 13 tahun tersebut, mengaku tetap bekerja karena dipaksa oleh sang ayah, yang merupakan juru parkir resmi di Warkop Sami.

"Kata dia (anak) itu dipaksa oleh ayahnya. Jadi dari pagi hingga siang dia yang kerja, malam baru ayahnya yang jaga parkiran di sini," terangnya.

Usai memberikan pengarahan, Irianto kemudian memberikan ongkos dan menyuruh anak tersebut kembali ke rumah. Ia juga meminta kepada anak itu untuk berhenti menjadi juru parkir.

Irianto menyatakan, pihaknya siap memberikan peringatan kepada ayah dari anak itu. Namun jika tetap tidak diindahkan, maka PD Parkir Makassar Raya terpaksa mengambil langkah tegas berupa penggantian (pemberhentian) juru parkir.