05 August 2017 21:12 WITA

BPJS Ketenagakerjaan Jamin Kepesertaan Non-ASN di Bantaeng

Editor: Andi Chaerul Fadli
BPJS Ketenagakerjaan Jamin Kepesertaan Non-ASN di Bantaeng

RAKYATKU.COM, BANTAENG - BPJS Ketenagakerjaan telah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam penjaringan kepesertaan bagi non-Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu mengacu pada surat edaran Bupati Bantaeng, dengan nomor 440/107/II/2017.

Menurut Kepala KCP BPJS Ketenagakerjaan Bantaeng, Minarni Lukman, sangat penting bagi non-ASN memiliki jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan. 

"Karena adanya jaminan kecelakaan kerja, perlindungan dan perawatan pengobatan serta pengganti upah selama tidak bekerja atau santunan apabila mengalami cacat seumur hidup," jelasnya, Sabtu (5/8/2017).

Bagi pengguna BPJS Ketenagakerjaan non-ASN, jika meninggal dunia karena kecelakaan kerja maka wajib diberi santunan gaji Upah minimum Provinsi (UMP) dikali 48 bulan (Rp 116.910.000). Ditambah dengan santunan biaya pemakaman senilai Rp 3 Juta, serta diberikan santunan berkala sebesar Rp 200 ribu per bulan selama dua tahun.

Apabila meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja maka mendapatkan santunan sebesar Rp24 juta.

Dia juga menyebutkan, bagi penyandang cacat seumur hidup yang diakibatkan oleh kecelakaan kerja, akan menerima UMP dikali 56 (Rp136.395.000) dan ditambah santunan berkala sebesar Rp 200 ribu per bulan selama dua tahun.

"Disamping itu, keunggulan BPJS Ketenagakerjaan bagi non ASN, apabila peserta BPJS mempunyai anak, maka akan mendapat bantuan beasiswa senilai Rp 12 juta untuk biaya sekolah bagi satu anak," jelas dia.

Pelayanan kesehatan peserta BPJS Ketenagakerjaan non-ASN dikhususkan di kelas 1. Serta BPJS Ketenagakerjaan Bantaeng telah melakukan sosialisasi bagi non-ASN, salah satunya di Dinas Perikanan dan Kelautan Bantaeng.

Pada kesempatan itu, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir turut menyerahkan kartu peserta BPJS kepada 3 pegawai non ASN di Balai Kartini Bantaeng.