Rabu, 02 Agustus 2017 20:36 WITA

Deretan Bangku Bus Kosong Dicaci, Dikira Wanita Pakai Burka

Editor: Andi Chaerul Fadli
Deretan Bangku Bus Kosong Dicaci, Dikira Wanita Pakai Burka

RAKYATKU.COM - Kebencian mendalam terhadap sesuatu bisa membuat orang tak objektif dalam menilai. Hal itu kerap terjadi, umumnya di kalangan warganet.

Salah satu contohnya di Norwegia, Kelompok anti-imigran negara itu sibuk mencaci foto yang dikiranya adalah sekumpulan wanita yang mengenakan burka. Padahal foto itu hanyalah deretan kursi bus berwarna gelap yang kosong.

Burka merupakan salah satu pakaian muslimah yang menutupi hampir seluruh tubuh.

Adalah komunitas Fatherland First yang merupakan kelompok berhaluan anti-imigran. Sebagian besar para anggotanya tak lagi berpikir untuk mengecek kebenaran foto yang diunggah dalam grup media sosial mereka.

Dengan kemarahan, sebagian besar dari mereka mencaci foto itu karena mengiranya sebagai sekumpulan wanita muslim dengan burka.

"Menyeramkan sekali, hal seperti itu harus dilarang. Bagaimana kita bisa tahu siapa yang di belakang kita. Bisa jadi seorang teroris yang membawa senjata," kata seorang pemilik akun Facebook dalam kolom komentarnya, dikutip dari The Local, Rabu (2/8/2017). 

Yang lain ikut-ikutan berkomentar dengan nada emosi. "Bawa mereka keluar dari negara kita... Ini saat-saat yang menakutkan."

Loading...

Reaksi histeris dan penuh emosi para pengikut akun 'Fatherland First' itu kemudian diunggah pengguna Facebook, Sindre Beyer.

"Apa yang terjadi ketika sebuah foto dari beberapa kursi bus kosong diunggah ke sebuah akun kelompok (anti-imigran) di Facebook yang hampir semuanya mengira mereka melihat sekumpulan orang mengenakan burka?," kata Beyer. Postingannya itu sudah dibagikan lebih dari 1.500 kali.

Beyer menjelaskan, dia telah mengikuti postingan kelompok 'Fatherland first' selama beberapa waktu. Ia mengaku terpana oleh tulisan yang penuh kebencian di akun tersebut.

"Saya terkejut betapa banyak kebencian dan berita palsu tersebar di sana. Seperti kebencian yang ditunjukkan ke beberapa kursi bus kosong...'.

"Itulah mengapa saya membagikan postingan itu, agar lebih banyak orang bisa melihat apa yang terjadi di sudut gelap dunia maya," jelas Beyer.

Loading...
Loading...