01 August 2017 10:40 WITA

KTP Anak Sebenarnya untuk Apa?

Editor: Almaliki
KTP Anak Sebenarnya untuk Apa?
Tjahjo Kumolo

RAKYATKU.COM, JAKARTA – Kartu Tanda Penduduk (KTP) Anak sedang digagas Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. Hal itu dinilai agar anak semakin mandiri. Asal tahu saja, informasi itu sudah meruak dari tahun 2016 lalu.

"KTP Anak kita meniru beberapa kota dan negara yang sudah menerapkan," ujar Tjahjo saat melantik pejabat Eselon II dan III di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (31/7/2017) kemarin.

Program itu juga dinilai bukan program asal-asalan. "KTP Anak ini bukan program asal-asalan. Karena sudah ada yang menerapkannya, semoga tahun ini bisa direalisasikan."

Adapun Kartu Identitas Anak (KIA) atau KTP Anak, tidak dipungut biaya. “Sebenarnya tidak dipungut biaya, gratis. Tapi kan kita paham, orang-orangnya tidak sama, ada yang pungut biaya dan lain-lain. Harusnya masyarakat menolak, ini kan gratis,” kata Tjahjo.

"KIA adalah identitas resmi anak, sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota," ujarnya.

Sementara Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh mengaku kalau KIA bisa dipakai dalam pengurusan daftar sekolah. 

"Bisa juga dipakai untuk menabung di bank, dan mendaftar puskesmas. Termasuk, proses identifikasi jenazah anak-anak korban kejahatan."

Tags