Selasa, 18 Juli 2017 20:40 WITA

Operasi Tinombala Diperpanjang, Satgas Perketat Daerah Perbatasan

Penulis: M. Qadri
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Operasi Tinombala Diperpanjang, Satgas Perketat Daerah Perbatasan

RAKYATKU.COM, PALU - Satuan Tugas Operasi Tinombala terus memburu sisa-sisa anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang pernah di pimpin oleh almarhum Santoso alias Abu Wardah. 

Untuk mengejar sisa-sisa anggota sipil bersenjata yang berjumlah tujuh orang tersebut, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) memperpanjang Operasi Tinombala yang telah berakhir pada 3 Juli 2017 lalu.

"Berkaitan dengan Operasi Tinombala, Ka Ops Tinombala menyampaikan penjelasan dan himbauan kepada seluruh anggota sipil bersenjata untuk menyerahkan diri. Hal ini dari beberapa evaluasi yang lalu mereka berada di wilayah perbatasan," kata Kasatgas IV Tinombala, AKBP Hari Suprapto, (18/7/2017).

Ia juga menyampaikan, untuk menutup pergerakan sisa-sisa kelompok MIT, pihaknya memperketat pengaman di seluruh perbatas di Sulawesi Tengah, salah satunya di perbatasan antara Poso dan Parigi Moutong. 

Loading...

"Tidak hanya mengejar sisa kelompok pengikut Santoso, Ops Tinombala juga melakukan pembinaan terhadap masyarakat setempat untuk mencegah paham radikal di daerah perkampungan," jelasnya.

Sementara itu, dari data kepolisian jumlah personil MIT yang saat ini masih di buruh sebanyak tujuh orang, yang mana, jumlah sebelumnya mencapai 2 hingga 34 orang.

Loading...
Loading...