18 July 2017 16:33 WITA

56 Rumah Sakit di Sulsel Belum Kantongi Akreditasi

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
56 Rumah Sakit di Sulsel Belum Kantongi Akreditasi
ilustrasi pelayanan RS. Int.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dinas Kesehatan Sulsel mencatat, per Juli 2017, rumah sakit yang telah mengantongi akreditasi baru 38 dari total 94 RS. Masing-masing 19 RS Pemerintah dan 19 RS Swasta.

Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Sulsel, Astati mengatakan, dari 46 RS pemerintah sebanyak 19 atau 41,30 persen yang telah terakreditasi. Sedangkan, untuk RS swasta dari 48 RSsudah 39,58 persen atau 19 RS yang terakreditasi.

"Per Juli tahun 2017, dari 94 rumah sakit yang ada di Sulsel, sebanyak 38 yang telah terakreditasi, dengan berbagai macam tingkatan. Ada yang Tingkat Paripurna, Tingkat Madya, Tingkat Utama, Tingkat Dasar dan Tingkat Perdana," ungkapnya, Selasa (18/7/2017).

Astati menambahkan, rumah sakit dengan status tingkat paripurna, pelayanannya sama dengan rumah sakit yang berada di luar negeri. Sedangkan, untuk rumah sakit dengan status lulus perdana, berarti merupakan kali pertama rumah sakit tersebut mendapatkan akreditasi.

Akreditasi rumah sakit adalah sebuah pengakuan resmi dari pemerintah kepada rumah sakit (RS), yang telah memenuhi standar pelayanan kesehatan dan wajib dilakukan oleh semua rumah sakit di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rachmat Latief berharap agar seluruh rumah sakit, khususnya di wilayah Sulsel, dapat mengantongi akreditasi dengan meningkatkan proses pelayanan, serta melengkapi sarana dan prasarana di rumah sakit.

"Untuk mendapatkan tingkat kelulusan akreditasi yang baik, diperlukan adanya kerja sama antar semua pihak di rumah sakit. Mulai dari pimpinan puncak sampai staf lapis terbawah harus memiliki semangat yang sama dalam mewujudkannya," demikian Rachmat.