Selasa, 18 Juli 2017 15:11 WITA

Setya Novanto Tunggu Surat Penetapan Tersangka dari KPK

Editor: Fathul Khair Akmal
Setya Novanto Tunggu Surat Penetapan Tersangka dari KPK
Setya Novanto

RAKYATKU.COM - Pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus korupsi KTP elektronik, Setya Novanto mengaku menerima keputusan tersebut.

"Saya menghargai proses hukum yang ada. Sebagai warga negara yang baik, saya akan mengikuti dan taat pada proses hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku," kata Setnov dalam konferensi persnya bersama para pimpinan DPR, di Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Kendati demikian, hingga detik ini, dirinya belum menerima surat penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi yang merugikan negara Rp2,3 triliun itu.

"Dan saya sampai hari ini belum menerima keputusan tersebut. Dan saya tadi pagi sudah mengirimkan surat kepada pimpinan KPK, untuk segera dikirim surat putusan saya sebagai tersangka," tambah Ketua DPP Golkar ini.

Bila surat penetapan tersangkanya itu sudah diterima, ia akan segera berpikir untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya.

"Dan sesudah saya menerima (surat penetapan tersangka), saya akan merenung baik-baik, dan saya akan mengkonsultasikan dengan kuasa hukum, dan juga kepada keluarga, istri dan anak. Karena sebelumnya juga, saya kemarin sudah undang semua keluarga, saya beri pengertian, khusunya kepada istri dan anak saya, khususnya kepada anak saya yang paling kecil," ujarnya.

Kendati demikian, Setnov membantah tuduhan dirinya terlibat dalam kasus korupsi tersebut.

"Saya percaya, bahwa Allah SWT yang tahu yang saya lakukan. Dan Insya Allah apa yang dituduhkan itu tidak benar. Nanti kita lihat dalam proses hukum selanjutnya," tutup Setnov.

Diketahui, KPK menetapkan Ketua DPR RI, Setya Novanto sebagai tersangka pada Senin (17/7/2017) kemarin.

Menurut Ketua KPK Agus Rahardjo, Novanto diduga menguntungkan diri atau orang lain atau korporasi. Novanto juga diduga menyalahgunakan kewenangan dan jabatan.

Jaksa KPK sebelumnya meyakini adanya peran Setya Novanto dalam korupsi proyek e-KTP. Jaksa yakin tindak pidana korupsi yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu dilakukan bersama-sama Setya Novanto.

Tags