Selasa, 18 Juli 2017 12:02 WITA

Pengelola SPBU Keluhkan Pembatasan Suplai Premium

Editor: Andi Chaerul Fadli
Pengelola SPBU Keluhkan Pembatasan Suplai Premium

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Jatah Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium untuk Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) yang dikurangi menghadirkan polemik. Kebijakan ini dituding merugikan SPBU dan konsumen.

Pengelola SPBU Patung Pemuda di Jalan Bau Massepe, Idris mempertanyakan kebijakan yang diambil PT Pertamina itu.

"Apakah jatah premium di setiap SPBU dikurangi? Dulu kita dikasi 16 Kilo Liter sekarang cuma tinggal 8 Kiloliter. Semua rata di setiap SPBU," kata dia, Selasa (18/7/2017).

Akibat terbatasnya Premium, Idris mengaku pihaknya mengalami penurunan omset sekira 0,5 persen.

"Harusnya kebijakan ini perlu ditinjau ulang. Perlu diketahui masyarakat sekarang ini dominan gunakan BBM apa? Rata-rata masyarakat tukang ojek hingga sopir angkutan umum masih menggunakan Premium. Kalaupun habis terpaksa beralih ke Pertalite, itupun mereka berpikir untuk membeli," jelas dia.

Sementara itu, Manager Comunication and Relation Pertamina Region VII Sulawesi, Hermansyah Y Nasroen membantah jika ada pengurangan suplai BBM Premium di SPBU.

"Sebenarnya tidak ada pengurangan, cuma weekend kemarin ada masalah penebusan di Bank. Namun hari ini sudah kembali normal," jelas dia.

Tags