Selasa, 18 Juli 2017 08:18 WITA

Bandara Buntu Kunik dan Pongtiku Tak Bisa Dibangun Bersamaan

Editor: Andi Chaerul Fadli
Bandara Buntu Kunik dan Pongtiku Tak Bisa Dibangun Bersamaan

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Saat ini ada dua proyek bandara di Tanah Toraja yang sementara dalam proses pengerjaan. Namun, Menurut Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla kedua bandara tersebut tidak bisa langsung dikerjakan bersamaan.

Hal itu disampaikan langsung Jusuf Kalla kepada Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Ilyas Iskandar di Jakarta beberapa waktu lalu. 

"Menurut Pak Wapres, tidak bisa langsung dua-duanya dikerjakan. Harus salah satunya dulu. Kalau Bandara Buntu kunik dibangun, berarti Bandara Pongtiku begitu aja," ujar Ilyas, Selasa (18/7/2017). 

Dalam pertemuan itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga di minta mengkaji ulang Bandara Buntu Kunik yang dilakukan oleh tim pengkajian dari Unhas. 

Pengkajian itu dilakukan untuk melihat kembali hasil kajian yang lebih real lagi. Agar pembangunan Bandara Buntu Kunik bisa cepat. 

Selain itu, Dishub berharap setelah melakukan pertemuan dengan Jusuf Kalla, ada kucuran dana dari pusat sebesar Rp409 miliar. "Jika memang tidak kita dapat anggaran di APBN P 2017, kita harapkan lagi anggaran tahun depan dengan jumlah yang sama," jelas dia.

Katanya, Rp409 miliar itu hanya untuk mengerjakan tahap awal seperti run way, terminal, dan semuanya yang belum dikerjakan sebelumnya. Menurutnya, tetap mengharapkan dana dapat turun di anggaran perubahan, agar pembangunan kembali dilanjutkan.  

"Selain itu terkait tanah yang ada di sana sudah tidak ada masalah. Kita juga sudah adakan kajian dan kontur tanah di sana sudah tidak ada permasalahan," kata dia.