17 July 2017 21:11 WITA

Momen Mengharukan IYL Saat Menyambangi Bantaeng

Editor: Almaliki
Momen Mengharukan IYL Saat Menyambangi Bantaeng

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Pelantikan pengurus PMI Kabupaten Bantaeng di aula SMA 2, dimanfaatkan keluarga Amir untuk bertatap muka langsung dengan Ichsan Yasin Limpo (IYL).

Amir adalah eks TKI di Malaysia yang sempat dideportasi oleh pemerintah setempat ke Nunukan, Kalimantan. Sebelum dideportasi, pemuda kelahiran 1987 ini puluhan tahun terpisah dengan orang tuanya yang menetap di Bantaeng.

Saat berada di Nunukan, Amir menyimpan hasrat untuk balik ke kampung halamannya di Bantaeng, sekaligus bisa bertemu kembali dengan ibunya, Bunga Lia, serta sanak keluarganya yang lain.

Mendengar keinginan Amir, PMI setempat langsung berkoordinasi dengan PMI Sulsel untuk mempertemukan keluarga yang terpisah ini. Tak butuh waktu lama, Ketua PMI Sulsel IYL langsung menginstruksikan mencari tahu keberadaan orang tua Amir.

Setelah menurunkan tim khusus, IYL melalui PMI Sulsel memfasilitasi pemulangan Amir, sekaligus mengantar ke kampung halamannya di Bantaeng, belum lama ini. Pertemuan tersebut juga sempat menjadi perhatian media.

Sekitar satu bulan setelah berkumpul bersama keluarganya, baru Senin (17/07/17), Amir dan ibunya datang khusus untuk menemui IYL yang kebetulan mengunjungi kabupaten yang tergolong kecil untuk agenda kemanusiaan.

"Terima kasih Pak (IYL)," kata Amir terbata-bata saat IYL menghampiri tempat duduknya di aula SMA 2 Bantaeng, di sela-sela pelantikan pengurus PMI.

Selain Amir, Bunga Lia juga tak mampu berkata banyak ketika disapa tokoh peduli kemanusiaan tersebut. Di mulutnya, ia berulangkali mengucapkan rasa terima kasihnya, sembari matanya berkaca-kaca.

Kepada Amir dan keluarganya, IYL menitip harapan kiranya mereka bisa hidup bahagia setelah lama terpisah. "Alhamdulillah, sudah bertemu maki kembali orang tuata. Selamat ya," sapa IYL kepada Amir dan ibunya.