17 July 2017 18:39 WITA

Danny: Dinamika Birokrasi Jangan Diartikan Berlebihan

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Danny: Dinamika Birokrasi Jangan Diartikan Berlebihan

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, melantik enam pejabat eselon III, dan 16 pejabat eselon IV lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, di Baruga Anging Mammiri, Jalan Penghibur, Senin (17/7/2017).

Pengisian jabatan di Pemkot ini, beberapa diantaranya dilakukan rotasi jabatan. Diantaranya Juliani Jafar dari Kabag Umum bergeser Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Daya Makassar, dan Ichwan Jacub dari Kabid di Dinas Perdagangan menjabat Kabag Umum menggantikan Juliani Jafar.

Danny mengungkapkan, dalam dunia birokrasi pemerintahan. Tentunya harus ada hal baru untuk menentukan formasi kerja yang lebih baik. Sehingga perputaran pejabat merupakan hal yang wajar dalam dunia birokrasi.

"Birokrasi harus ada tantangannya. Jika tidak maka kita cenderung malas. Dinamika ini jangan diartikan berlebihan," tegas Danny. 

Selain rotasi pejabat, pengisian jabatan eselon III dan IV ini juga melalui kenaikan pangkat beberapa pegawai. Seperti halnya Jabbar, yang sebelumnya menempati Kepala seksi (Kasie) di Dinas Perdagangan kini menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) pada dinas yang sama. 

Danny menekankan, pemerintahan dikelola berbasis kinerja. Sehingga menurutnya, orang-orang berprestasi yang akan mendapatkan ruang pengabdian yang lebih luas. 

"Apresiasi terhadap pegawai didasarkan pada kinerjanya. Kinerja yang baik akan menjadi ukuran. Jadi teruslah membuat prestasi," ujarnya.

Mutasi pejabat ditujukan untuk memperkuat dan menyempurnakan kinerja pemerintah, juga mempercepat terealisasinya program pemerintah. Khususnya di tahun anggaran 2017.