Senin, 17 Juli 2017 12:43 WITA

Dituduh Mata-mata, Mahasiswa AS Dihukum Penjara 10 Tahun di Iran

Editor: Suriawati
Dituduh Mata-mata, Mahasiswa AS Dihukum Penjara 10 Tahun di Iran
Xiyue Wang

RAKYATKU.COM - Seorang mahasiswa Amerika Serikat dijatuhi hukuman 10 tahun penjara di Iran karena dituduh sebagai mata-mata.

Iran tidak menyebutkan nama orang tersebut namun Universitas Princeton kemudian mengidentifikasi dia sebagai Xiyue Wang kelahiran China. Dia adalah seorang mahasiswa pascasarjana sejarah Eurasia di universitas tersebut.

BACA JUGA: Dituduh Korupsi, Adik Presiden Iran Ditangkap

Musim panas lalu, ia ditangkap di Iran saat melakukan penelitian ilmiah sehubungan dengan gelar Ph.D-nya.

"Orang ini, yang mengumpulkan informasi dan dipandu langsung oleh Amerika, dijatuhi hukuman 10 tahun penjara, namun hukumannya bisa diajukan banding," kata wakil ketua pengadilan Iran, Gholamhossein Mohseni-Ejheie dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip UPI. Ia memiliki 20 hari untuk mengajukan banding.

Mizanonline, kantor berita resmi pengadilan Iran, mengatakan bahwa Wang mengumpulkan "artikel yang sangat rahasia" untuk institusi AS dan Inggris, termasuk Departemen Luar Negeri AS, Princeton University, Harvard Kennedy School dan British Institute of Persian Studies.

Ini bukan pertama kalinya Iran menghukum warga Amerika. Pada bulan Oktober 2016, Reza Shahini dari San Diego dijatuhi hukuman 18 tahun penjara karena tuduhan mata-mata.

Pada bulan itu juga, Iran menghukum warga Iran-Amerika bernama Baquer Namazi dan anaknya, dengan 10 tahun penjara dan mendenda mereka $4,8 juta karena bekerja sama dengan pemerintah asing.

Tahun lalu, Iran membebaskan empat tahanan AS sebagai bagian dari pertukaran tahanan, di mana AS membebaskan tujuh orang Iran yang didakwa atau dipenjara di Amerika Serikat.

Tags