07 July 2017 13:47 WITA

Bantaeng Akan Terapkan Larangan Merokok di Lokasi Ini

Editor: Mulyadi Abdillah
Bantaeng Akan Terapkan Larangan Merokok di Lokasi Ini
Salah satu tempat merokok yang berada di Kabupaten Bantaeng.

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng telah membuat aturan larang merokok di sejumlah titik. Aturan itu dituangkan dalam Peraturan Daerah Nomor 01 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Beberapa lokasi yang terbebas dari asap rokok diantaranya rumah sakit, kantor atau instansi pemerintahan, tempat ibadah, ruang olahraga yang tertutup, angkutan umum, dan beberapa tempat wisata.

Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkab Bantaeng, Muh Rivai Nur mengatakan, larangan merokok sudah masuk tahap sosialisasi. Sayangnya, batas waktu sosialisasi itu belum pasti kapan berakhir.

"Untuk di kantor pemerintahan, kami telah siapkan tempat khusus untuk perokok (smoking area). Dan untuk tempat wisata seperti Pantai Seruni, juga ada tempat khusus yang disediakan bagi perokok", ucap Rivai, Jum'at (7/7/2017).

Ia menjelaskan, pengunjung di Pantai Seruni hanya bisa merokok pada area yang telah disediakan, seperti gazebo dan tempat duduk yang dilengkapi dengan asbak. "Zona larangan merokok kami akan beri tanda, jadi masyarakat tahu," kata Muh. Rivai Nur.

Ketika larangan merokok diberlakukan, jika merokok di kawasan tanpa rokok, bisa diancam hukuman pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling tinggi Rp 500 ribu.

Dan bagi yang menjual rokok atau menyelenggarakan iklan rokok dan mempromosikan rokok di Kawasan tanpa rokok, diancam pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda sebesar Rp 10 juta.

Kepala Satuan Polisi PP dan Damkar Bantaeng, Abdullah menyampaikan, perda tersebut saat ini baru tahap sosialisasi. "Namun apabila telah diberlakukan maka tentu kami upayakan teguran terlebih dulu, dengan upaya preventif," ucapnya.