Kamis, 22 Juni 2017 20:47 WITA

Harga Bahan Pokok di Pasar Pabaeng-baeng Melonjak

Penulis: Nurhikmah
Editor: Andi Chaerul Fadli
Harga Bahan Pokok di Pasar Pabaeng-baeng Melonjak

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Jelang hari raya Idul Fitri 1438 H, Bank Indonesia Kanwil Sulsel bersama Polda Sulsel menggelar peninjauan lapangan di Pasar Pabaeng-baeng, Kamis (22/6/2017). Peninjauan ini merupakan upaya pengendalian inflasi yang merupakan program utama BI selama Ramadan.

Hasil temuan di lapangan, komoditas pangan seperti cabai mengalami kenaikan dari Rp25.000 per Kg menjadi Rp40.000 per Kg. Cabe keriting meningkat dari Rp18.000 per Kg menjadi Rp25.000. 

Sementara itu, harga daging sapi mencapai angka Rp120.000 per Kg dan harga daging ayam Rp25.000 per Kg. Sedangkan bawang merah dan bawang putih harganya relatif stabil, dikisaran Rp10.000 hingga Rp25.000 per Kg.

Kepala Divisi Assesment Ekonomi dan Keuangan BI Sulsel, Musni mengatakan, hasil pemantauan masih menunjukkan harga yang masih terkendali. Menurutnya, kenaikan harga yang terjadi masih tergolong wajar.

"Kenaikan harga masih wajar dan dapat terkendali. Pasca lebaran akan stabil kembali," jelas dia.

Dia juga mengimbau para penyalur dan pedagang agar tidak serta merta menaikkan harga agar tidak menyulitkan masyarakat.

Sementara itu, dari pihak Polda Sulsel, Stephen mengatakan, tim satgas stabilisasi harga dibentuk guna mencegah inflasi dan penimbunan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi, jika terdapat penimbunan yang dapat menyebabkan inflasi.

"Agar masyarakat dapat menikmati Ramadhan dan lebaran dengan pencegahan  inflasi dan penimbunan oleh kartel. Jika kami temukan akan kami prises sesuai hukum yang berlaku," kata Stephen.

"Oleh karenanya, kami harap agar pedagang tetap menjual sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah," lanjutnya.