Senin, 19 Juni 2017 17:02 WITA

Pemkab Tana Toraja Larang PNS jadi Panwaslu

Editor: Adil Patawai Anar
Pemkab Tana Toraja Larang PNS jadi Panwaslu
Victor Datuan Batara (VDB).

RAKYATKU.COM, TORAJA - Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara (VDB) menegaskan, Pemkab Tana Toraja tidak memberi izin kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin menjadi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Meski hal tersebut diperbolehkan undang-undang.  

"Tidak akan diberi rekomendasi. Baik itu Panwaslu kabupaten hingga tingkat lembang/desa. Jadi PNS yang ikut seleksi saya minta lebih baik mundur," kata Victor Datuan Batara (VDB) kepada Rakyatku.com, Senin (19/6/2017). 

Ia menjelaskan, PNS yang menjadi Panwaslu pemilihan gubernur Sulsel bakal mengganggu tugas pokoknya sebagai aparatur pemerintah. Sebab akan lebih fokus pada tugas sebagai penyelenggara pilgub. 

"Tugas pokoknya akan terbengkalai sementara Kabupaten Tana Toraja masih sangat kekurangan pegawai. Jadi saya larang," tegasnya.

Mantan Kapolres Tana Toraja ini menambahkan, PNS yang masuk dalam Panwaslu diragukan independensi-nya. Sebab dia ada dalam pemerintahan.

"Sangat tidak bisa, bagaimana dia mau menjaga netralitasnya. Biarlah para profesional saja yang maju," pungkasnya.

Sementara Ketua KPU Tana Toraja, Rizal Randa mengatakan, sampai saat ini sebanyak 66 orang yang mendaftar di  Kantor KPU Tana Toraja. 26 diantaranya adalah PNS.

"Sosialisasi kita bagus, makanya banyak pendaftar. Sementara proses pengembalian berkas sampai 24 Juni 2017," terang Rizal.