19 June 2017 15:36 WITA

Militer Filipina Temukan Obat Terlarang di Persembunyian Maute

Editor: Suriawati
Militer Filipina Temukan Obat Terlarang di Persembunyian Maute
Foto: Reuters

RAKYATKU.COM - Militer Filipina menemukan metamfetamin yang bernilai antara 2-5 juta dolar AS (sekitar Rp26 miliar sampai Rp66 miliar) saat membersihkan posisi pemberontak di Kota Marawi. Hal ini meningkatkan kecurigaan bahwa militan yang mengaku setia pada Negara Islam (ISIS) tersebut didanai oleh perdagangan narkotika.

"Ini memperkuat temuan kami bahwa para teroris ini menggunakan obat-obatan terlarang," kata komandan militer Mindanao Barat, Mayor Jenderal Carlito Galvez dalam sebuah pernyataan, dikutip Reuters.

BACA JUGA:

Ia mengatakan bahwa 11 kantong methamphetamine ditemukan pada hari Minggu (18/06) bersama dengan empat senapan serbu di dapur sebuah rumah bertingkat dua, yang diyakini telah diduduki oleh militan Maute.

Pertarungan di Kota Marawi dimulai pada tanggal 23 Mei, di mana orang-orang menyerbu kota dan mulai mengambil sandera dan membunuh pastor dan pengikutnya.

Keesokan harinya, Presiden Filipina Rudrigo Duterte menanggapi dengan mengumumkan darurat militer di Mindanao.

BACA JUGA: Pasukan Khusus AS Bantu Filipina Akhiri Pengepungan Marawi

Galvez mengatakan bahwa hampir 350 orang, termasuk 257 gerilyawan, 62 tentara dan 26 warga sipil, tewas dalam empat minggu pertempuran.