Rabu, 18 Mei 2016 16:05 WITA

Miris.. Melahirkan di Rumah Sendiri, Istri Tuna Netra ini Didenda Pemda

Penulis: Andi Ilham
Editor: Adil Patawai Anar
Miris.. Melahirkan di Rumah Sendiri, Istri Tuna Netra ini Didenda Pemda
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, WATAMPONE – Suardi, penyandang disabilitas tuna netra ini memilih persalinan istrinya di rumahnya sendiri. Bagaimana tidak, warga Kecamatan Cina , Kabupaten Bone ini tidak memiliki sepeserpun biaya untuk berikan pelayanan medis terhadap istri dan bayinya.

Melihat persalinan istri Suardi, Pemerintah Daerah Kabupaten Bone bukannya membantu, namun pihak Puskesmas Cina, Desa Padangloang, mengenakan denda kepada Suardi sebesar Rp 750 ribu. Dengan alasan, Suardi melanggar aturan Pemda Bone yang melarang masyarakat bersalin dirumah, selain dipuskesmas dan rumah sakit.

Kejadian ini pun mengundang aksi protes dari Lembaga Perlindungan Perempuan (LPP) dan sejumlah lembaga masyarakat di Bone.

"Keluarga disabilitas ini bingung mencari uang, Jadi hari Senin, kemarin sudah dibayar Rp750 ribu karena dermawan meminta yang tertinggi dibayarkan," ujar Andi Takdir, tetangga Suardi kepada Rakyatku.com, Rabu (18/5/ 2016).

Sementara itu, Direktur Lembaga Perlindungan Perempuan (LPP) Kabupaten Bone Andi Ratnawati, mengaku prihatin dengan kondisi denda persalinan. Dia juga membantah, jika tidak ada perda yang mengatur persalinan. Apalagi mengenakan denda kepada warga jika bersalin dirumah

"Ini sangat bertentangan dengan aturan dan hati nurani, kita akan telusuri ini," pungkasnya.

Loading...
Loading...

Berita Terkait