Minggu, 28 Mei 2017 16:00 WITA

126 Orang Tewas dan 93 Hilang Akibat Banjir di Sri Lanka

Editor: Suriawati
126 Orang Tewas dan 93 Hilang Akibat Banjir di Sri Lanka
Seorang anak di Sri Lanka membawa bantal melalui banjir dari rumahnya di Kelaniya, di pinggiran kota Kolombo. (Foto: AFP)

RAKYATKU.COM - Sekitar setengah juta orang Sri Lanka mengungsi akibat banjir terburuk di pulau itu dalam lebih dari satu dekade. Banjir juga telah menewaskan 126 orang dan menyebabkan puluhan orang hilang.

Sekarang, layanan darurat bergerak untuk memberikan bantuan. Upaya mereka berjalan baik setelah banjir mereda di beberapa daerah.

Tim medis juga telah dikirim ke daerah yang terkena dampak paling parah untuk membantu mencegah wabah penyakit yang ditularkan melalui air.

"Kami memiliki keahlian untuk mengatasi situasi ini," kata Menteri Kesehatan, Rajitha Senaratne. Ia menambahkan bahwa kolera dan diare telah berhasil dicegah dalam banjir yang lalu.

Hujan lebat pada hari Jumat (26/05) memicu banjir dan tanah longsor terburuk dalam 14 tahun di bagian selatan dan barat pulau tersebut.

Loading...

126 Orang Tewas dan 93 Hilang Akibat Banjir di Sri LankaPusat Penanggulangan Bencana mengatakan 126 orang tewas, dan 93 lainnya masih hilang pada hari Minggu pagi, sementara sekitar 50 orang yang terluka akibat tanah longsor dirawat di rumah sakit.

Militer telah mengerahkan helikopter, kapal serta kendaraan amfibi untuk menyelamatkan orang-orang yang terdampar dan memberikan makanan dan kebutuhan lainnya kepada para korban.

Pada Mei 2003, 250 orang tewas dan 10.000 rumah hancur akibat banjir terburuk di negara itu.

Loading...
Loading...