Rabu, 24 Mei 2017 06:00 WITA

Soal Gugatan BPJS Gowa, Putusan MK Dianggap Prematur

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Almaliki
Soal Gugatan BPJS Gowa, Putusan MK Dianggap Prematur

RAKYATKU.COM, GOWA - Amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan Pemda Gowa terhadap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, dianggap terlalu prematur. 

Kuasa Hukum Pemda Gowa, Hendrayana sangat menyayangkan bahkan kecewa hasil sidang yang memutuskan materi gugatan permohonan pemohon untuk ditindaklanjuti.

"Yah itu kita sangat sesalkan putusannya. Menurut kami, sangat tergesa-gesa dalam memutuskan perkara ini," kata Hendrayana, Selasa (23/5/2017)

Meskipun ia mengakui putusan MK sudah final dan mengikat, ia menilai pihak MK memutuskan sebelum masuk dalam pembahasan pokok perkara yang menghadirkan saksi ahli.

"Harus MK melihat dulu sejauh mana masing-masing daerah itu harus mengkaji. Harusnya juga menghadirkan dulu ahli, saksi-saksi terkait ini. Inikan belum masuk pokok perkara, tapi MK sudah ambil keputusan," ujar Hendrayana.

loading...

Menurutnya meskipun sebelumnya sudah ada kasus yang sama soal gugatan terhadap BPJS, tapi angle-nya berbeda dengan materi gugatan Pemda Gowa tersebut. 

"Ini kemampuan dari pada daerah dan sebagai ciri khas yang mempunyai otonomi khusus tidak dipertimbangkan. Padahal dalam materi sudah disampaikan kalau sudah punya program kesehatan gratis," tutur Hendrayana.

Sebelumnya, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengajukan gugatan di MK dengan pokok perkara Pengujian Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Loading...
Loading...