Minggu, 17 April 2016 15:05 WITA

Presiden Myanmar Bebaskan 83 Tahanan Politik

Editor: Suriawati
Presiden Myanmar Bebaskan 83 Tahanan Politik
Presiden Myanmar

RAKYATKU.COM - Presiden baru Myanmar memberikan pengampuan pada 83 tahanan yang ditahan karena kejahatan politik.

Dalam surat perintah yang ditandatangani oleh Presiden Htin Kyaw Sabtu kemarin, tertulis bahwa pengampunan itu ditujukan untuk "rekonsiliasi nasional dan ketenangan pikiran" sebagai bagian dari perayaan tahun baru Myanmar.

"Sejauh yang saya tahu, mereka yang dibebaskan adalah orang-orang yang dianggap oleh kelompok-kelompok HAM sebagai tahanan politik," kata seorang pejabat senior, dikutip dari Reuters.

Di antara mereka yang dirilis empat di antaranya adalah wartawan dan seorang eksekutif dari koran Unity Journal, yang dijatuhi hukuman 10 tahun kerja paksa pada tahun 2014 karena memberitakan sebuah pabrik senjata kimia.

loading...

Saat ini masih ada sekitar tahanan politik yang tetap mendekam dalam tahanan. Ratusan lainnya juga masih menghadapi tuduhan mereka atas dugaan kejahatan yang dilakuukan di bawah pemerintahan sebelumnya.

 

Loading...
Loading...