Jumat, 19 Mei 2017 20:09 WITA

Tiga Kampus Ternama Evaluasi Proyek Bandara Buntu Kuni dan Pongtiku

Editor: Mulyadi Abdillah
Tiga Kampus Ternama Evaluasi Proyek Bandara Buntu Kuni dan Pongtiku
Runway Bandara Pongtiku.

RAKYATKU.COM, TORAJA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menurunkan tim gabungan dari tiga universitas sekaligus yang bertugas melakukan survey dan evaluasi proyek Bandara Buntu Kuni dan Pongtiku di Tana Toraja.

"Iya betul, dari UGM, ITB dan UNHAS," ucap Kepala Bandara Pongtiku,  Denny Arianto kepada Rakyatku.com, Jumat (19/5/2017).

Soal anggaran Bandara Buntu Kuni', kata Deny, bandara yang berada di Kecamatan Mengkendek itu telah mendapatkan alokasi anggaran dari Kemenhub tahun 2017 sebesar Rp 81 miliar. "Tetapi masih dalam tahap survey dan evaluasi," kata dia.

Sementara anggaran pengembangan Bandar Udara Pongtiku, lanjut Denny juga mendapat kucuran dana sebesar Rp 18 Miliar dan telah dibelanjakan. "Anggaran itu untuk pekerjaan, perataan landasan, runway strip (pelebaran landasan) dan pembuatan pagar bandara" jelasnya.

Untuk diketahui, pembangunan Bandara Buntu Kuni (BBK) dimulai pada tahun 2011. Bandara ini diproyeksikan bisa didarati pesawat jenis Boeing. Dalam proses pembangunan, BBK sudah tiga kali disurvey dan dievaluasi namun hingga kini nasibnya bandara tersebut mangkrak.

Kondisi ini pun membuat masyarakat dan pemerintah kabupaten geram. Mereka menganggap pemerintah pusat tidak serius menuntaskan pembangunan BBK.

"Pembangunan Bandara di Kulon Progo menelan anggaran Rp9,3 Triliun dikebut pemerintah pusat. Sementara BBK yang hanya Rp1 Triliun lebih malah dibiarkan mangkrak," kritik Legislator Tana Toraja, Nikodemus Mangngera.