19 May 2017 00:48 WITA

Pelarian 'Kolor Ijo' Berakhir di Kamar Jenazah

Editor: Adil Patawai Anar
Pelarian 'Kolor Ijo' Berakhir di Kamar Jenazah
Jenazah Ikbal alias Bala 'Kolor Ijo', 34 tahun.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pelarian Ikbal alias Bala 'Kolor Ijo', 34 tahun, berakhir di kamar jenazah Rumah Sakit I LagaligoWotu, Kabupaten Luwu Timur. Narapidana yang kabur dari Lapas Klas I Gunung Sari Makassar itu tewas ditembak polisi di dalam hutan Mangkutana, Luwu Timur, Kamis (18/5/2017). 

Ikbal kabur bersama dua terpidana seumur hidup kasus pembunuhan teman satu selnya di Lapas Klas 1 Makassar, yakni Rizal Budiman alias Ical (22) dan Muh Tajrul Kilbareng Bin Kalbaren alias Arul (31) pada Minggu (7/5/2017).

Pengungkapan jejak Kolor Ijo berawal dari penangkapan Ical pada 14 Mei 2017. Ical diringkus oleh Satgas Tinombala di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

"Berdasarkan keterangan Ical, ketiganya menuju ke Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur dengan menumpang mobil truk di jalan," ungkap Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, AKP Edy Sabhara, Jumat dini hari (19/5/2017).

Baca Juga: Jenazah 'Kolor Ijo' Dibawa ke Makassar

Saat berada di Kecamatan Mangkutana, ketiga narapidana itu masuk ke hutan untuk bersembunyi. Setelah bersembunyi selama 5 hari, Ical bersama Arul keluar dari hutan untuk mencari makanan.

"Namun pada saat akan kembali ke dalam hutan keduanya lupa jalan sehingga keduanya terpisah," urainya.

Edy menjelaskan, saat lupa jalan pulang, Ical menuju ke Poso. Sementara jejak Arul sudah tidak diketahui. Saat yang sama, Kolor Ijo masih tetap bersembunyi di dalam hutan.

Pada Rabu, 17 Mei 2017 jam 6 pagi di Kecamatan Mangkutana, unit Jatanras Polrestabes Makassar bersama Unit Khusus Polsek Mangkutana Polres Lutim melakukan pengembangan ke dalam hutan, tempat persembunyian Kolor Ijo. Sampai di hutan, Kolor Ijo berada di dalam tenda tempat persembunyian. 

"Saat akan dilakukan penangkapan, dia (Kolor Ijo) langsung melarikan diri dengan membawa sebilah parang. Personel mengeluarkan tembakan namun tidak dihiraukan sehingga personel mengeluarkan tembakan kearahnya," tambahnya.

Meski telah tertembak, Kolor Ijo masih bisa berlari. Hari itu polisi kehilangan jejaknya. 

"Personel memutuskan meninggalkan hutan dan kembali melakukan penyisiran keesokan harinya," ungkapnya.

Baca juga: Jenazah 'Kolor Ijo' Dibawa ke Makassar

Keesokannya, Kamis pagi (18/5/2017), polisi akhirnya menemukan Ikbal di Dusun Kampung Baru, Desa Sidoagung, Kecamatan Kalaena, Kabupaten Luwu Timur. Namun, lagi-lagi Kolor Ijo melawan.

"Petugas melakukan tindakan tegas dengan menembak terpidana dan mengena bagian dada sehingga terpidana  meninggal dunia," pungkasnya.