Kamis, 27 April 2017 15:36 WITA

Mobil Tambang PT Tonasa Rusak Jalan, Warga Unjuk Rasa

Penulis: Saiful Mujib
Editor: Jumardin Akas
Mobil Tambang PT Tonasa Rusak Jalan, Warga Unjuk Rasa

RAKYATKU.COM - Belum maksimalnya perbaikan jalan yang rusak akibat operasi mobil tambang di desa Mangilu, Kecamatan Bungoro, Pangkep, membuat warga kembali melakukan aksi penutupan jalan, Kamis (27/4/2017).

Aksi penutupan jalan tersebut kemudian berakhir dengan dialog antara warga dengan pemerintah desa dan juga perwakilan perusahaan PT. Tonasa.

"Kita hanya memfasilitasi, hasilnya mobil perusahaan yang melewati desa Mangilu tidak beroperasi dulu, kecuali mobil yang tujuannya untuk pengerasan timbunan jalan yang dilakukan Tonasa," ujar Kapolres Pangkep, AKBP Edy Kurniawan, di Mangilu.

Sementara itu Sekretaris Desa Mangilu, Sawir, mengaku bahwa ada sekitar 12 perusahaan tambang besar yang melalui jalur Desa Mangilu. Itupun belum termasuk perusahaan-perusahaan tambang sirtu yang banyak berdiri di sekitar rumah warga.

"Hampir semua perusahaan tambang yang melewati jalur Desa Mangilu membayar Rp5 ribu per mobil kepada kelompok yang ditunjuk masyarakat. Dana ini sebagai dana debu, yang oleh kelompok digunakan untuk pengadaan mobil yang pembayarannya dilakukan secara dicicil," ungkap Sawir.

loading...

Mobil tersebut kata Sawir setiap hari menyiram jalan di Desa Mangilu agar debu yang dihasilkan akibat perusahaan tambang tidak bertebaran.

Sementara itu Alim Bahri, Bagian Pertanahan di Departemen Sekretaris Perusahaan Tonasa, mengaku bahwa perusahaan Tonasa siap menimbun dan memperbaiki jalan yang rusak akibat mobil tambang.

"Kita telah mulai perbaikan jalan sejak kemarin, mamun memang belum maksimal. Kita harapkan perusahaan tambang lain juga ikut memperbaiki jalan, minimal kalau kita batunya, mereka bisa pasirnya," jelas Alim.

Aksi yang dilakukan puluhan warga Mangilu pagi tadi yang kemudian berujung pada dialog tersebut dilakukan warga lantaran perusahaan tambang tidak mengindahkan keputusan warga yang meminta agar mobil operasional perusahaan tidak beroperasi sampai diadakannya perbaikan jalan di Desa Mangilu.

Loading...
Loading...