Sabtu, 14 Mei 2016 08:01 WITA

Tukang Gigi di Sidrap Akui Cabuli Anak Tiri

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Andi Chaerul Fadli
Tukang Gigi di Sidrap Akui Cabuli Anak Tiri
ilustrasi

RAKYATKU.COM, SIDRAP - Nur Alan alias Lallan (47), tersangka kasus pelecehan seksual terhadap anak tirinya berininsial B (8) mengakui perbuatannya di depan penyidik Reskrim Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Kabupaten Sidrap. Meskipun sebelumnya sempat mengelak, tukang gigi ini tak bisa berbuat banyak saat di hadapan polisi.

Warga Kelurahan Macorawalie, Kecamatan Panca Rijang itu berdalih tega mencabuli anak tirinya yang masih duduk di kelas dua sekolah dasar itu karena terdesak kebutuhan biologis. "Saya jarang mendapat dari istri karena kami kerap bertengkar," katanya, kemarin.

Pengakuan Lallang itu diperkuat dengan hasil visum dokter RS Arifing Nu'mang yang menunjukkan selaput tipis pecah dan kemaluan korban mengalami luka robek 7 centimeter.

Dalam memuluskan aksinya, pelaku mengiming-imingi korban dengan uang jajan. Saat itu kejadian pada Juli 2015, tepatnya pada bulan ramadhan.

loading...

Kasat Reskrim Polres Sidtap, AKP Chandra Yudha Pranata mengatakan, menurut analisis visum dokter, korban tak mengalami pembengkakan dan infeksi saluran kencing. 

Korban mengalami luka robek diselaput darahnya pada persitiwa ketiga akibat benda tumpul di kemaluan pelaku. "Pelaku sudah memasukkan alat kelaminnya ke dalam kemaluan korban. Dan bekas bercak cairan sperma ditubuh korban, cocok dengan milik pelaku," kata dia.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat pasal berlapis sesuai perbuatannya, yakni diancam pasal 81 ayat (1) junto pasal 76D UU RI Nomor 23 tahun 2002, tentang perubahan atas UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perbuatan cabul dan perlindungan anak.

Loading...
Loading...