Rabu, 12 April 2017 06:00 WITA

SYL Angkat Bicara Soal Kisruh Taksi Daring dan Taksi Konvensional

Penulis: Al Khoriah Etiek Nugraha
Editor: Almaliki
SYL Angkat Bicara Soal Kisruh Taksi Daring dan Taksi Konvensional
Syahrul Yasin Limpo

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, mengatasi persoalan taksi daring atau online bukanlah perkara mudah. Hal ini karena pemerintah harus bisa menengahi taksi daring dan taksi konvensional.

"Karena pertimbangan pemerintah harus betul-betul sangat tenang, sehingga tidak membangun konflik yang besar. Ini harus diatur," ujar Syahrul, Selasa (11/4/2017).

Ia mengatakan akan ada agenda penyelesaian yang akan diatur. Ada agenda sementara yang disepakati, kemudian masuk secara bertahap pada permanen agenda dalam pengaturan taksi daring. 
Syahrul menekankan, pihaknya tidak ingin ada konflik antara taksi daring dan taksi konvensional di lapangan, seperti halnya yang terjadi di daerah lainnya.

SYL Angkat Bicara Soal Kisruh Taksi Daring dan Taksi Konvensional

loading...

"Kita tidak mau itu terjadi di Sulsel. Kemarin yang marah pada pemerintah itu taksi konvensional, sekarang taksi daring. Saya kira butuh waktu dan butuh tenang. Saya coba carikan jalannya secara bertahap dan perlahan," jelas Syahrul.

Gubernur Sulsel dua periode ini mengatakan, dalam penyelesaian perkara ini, perlu pendekatan pada masing-masing pihak. Karena di sisi satu perlu adanya ada sistem yang harus ditingkatkan. Sedangkan di sisi lain sistem harus diturunkan.

"Razia yang dilakukan juga mungkin sebagai bagian untuk mencari jalan keluar. Tapi saya berharap tidak ada yang menggunakan cara-cara yang keras. Kalaupun ada razia cuma mencoba menertibkan. Untuk mencari pola sebenarnya," kata Syahrul.

Loading...
Loading...