Jumat, 07 April 2017 14:04 WITA

Transportasi Online Dilarang, Taksi Liar Dibiarkan Merajalela

Penulis: Ibnu Kasir Amahoru
Editor: Jumardin Akas
Transportasi Online Dilarang, Taksi Liar Dibiarkan Merajalela
Taksi Liar Marak di Depan Mal Panakkukang

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Polda Sulsel bersama Dishub Sulsel mengambil kebijakan sepihak dengan memberhentikan operasi taksi online di Kota Makassar. Kebijakan ini pun dinilai sangat berlebihan karena tidak mengacu pada peraturan menteri yang memberikan jangka waktu transisi selama tiga bulan.

Korlap Forkom Driver Grab Car Makassar, Ilyas Nyarrang mengemukakan, ia sangat tidak sepaham dengan tindakan Dishub Sulsel yang melakukan razia taksi online di sejumlah ruas jalan.

"Kami ini sudah seperti penjahat yang meresahkan masyarakat. Kenyataanya saja, banyak kok yang mendukung keberadaan kami," kata Ilyas kepada Rakyatku.com.

Transportasi Online Dilarang, Taksi Liar Dibiarkan Merajalela

Ilyas justru menyoroti aktivas taksi liar yang kerap beroperasi di Makassar. Banyak diantaranya kata Ilyas, bermunculan taksi-taksi ilegal yang tak jelas asal usulnya.

loading...

"Kita lihat saja di Mal Panakkukang, ada banyak mobil plat kuning yang tidak jelas, ada yang tidak ada nomor pengaduan, ada juga yang tidak di tahu sopirnya," tukasnya.

Olehnya ia berharap, taksi yang meresahkan tersebut lebih dulu diurus ketimbang transportasi berbasis online yang harus menjadi tumbal.

"Masyarakat senang dengan kehadiran kami, kenapa kami dilarang? Tapi sebaliknya, masyarakat banyak mengeluh dengan taksi ilegal, kenapa tidak diurus," demikian dia.

Loading...
Loading...