Jumat, 07 April 2017 08:15 WITA

Dishub Sulsel Bakal Razia Taksi Online

Penulis: Al Khoriah Etiek Nugraha
Editor: Andi Chaerul Fadli
Dishub Sulsel Bakal Razia Taksi Online

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan menertibkan taksi online yang tidak memenuhi sebelas ketentuan dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 32 tahun 2016.

Kepala UPTD Transportasi Mamminasata, Fahlevi mengatakan, Dinas Perhubungan Sulsel akan menggandeng kepolisian daerah dalam penertiban ini. 

"Akan kita lakukan operasi. Apabila ditemukan pengemudi taksi online yang beroperasi 
tanpa memenuhi sebelas poin ketentuan Permen tersebut, akan dikandangkan atau ditahan sementara di Kantor Dishub. Sambil menunggu proses administrasi," ujarnya, Kamis (6/4/2017).

Perusahaan taksi online yang dianggap melanggar hasil kesepakatan rapat akan ditindak tegas, kata dia. "Rapat itu dihadiri oleh perwakilan pihak Dirlantas, Kapolrestabes, Dishub Kota Makassar, asosiasi taksi konvensional, Gocar, Grab dan Organda. Pihak perwakilan Gocar dan Grab baru akan melaporkan hasil pertemuan tersebut ke kantor pusat mereka," jelas Fahlevy. 

Salah satu poin ketentuan yang menjadi dasar penindakan adalah kewajiban pemilikan unit kendaraaan atas nama badan hukum, seperti PT atau Koperasi.

loading...

"Jadi kalau kepemilikannya di STNK masih atas nama pribadi, itu bisa kita tindaki," jelas dia.

Menteri Perhubungan sejatinya telah memberikan toleransi masa transisi hingga tiga bulan pascapemberlakuan Permenhub itu pada 1 April 2017 lalu. Namun Dishub Sulsel telah menerapkan kebijakan penindakan.

Menurut Fahlevy, hal itu tidak melanggar jika pemerintah daerah mengusulkan apa yang menjadi kesepakatan bersama kepada pemerintah pusat. 

"Kita akan terus mendorong agar perusahaan dan pengemudi taksi online segera melengkapi persyaratan operasi, sebagaimana yang tercantum dalam peraturan menteri tersebut," jelas dia.

Loading...
Loading...