Kamis, 12 Mei 2016 17:48 WITA

Dituduh 3 Kali Cabuli Anak Tirinya, Tukang Gigi di Sidrap Diciduk Polisi

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Andi Chaerul Fadli
Dituduh 3 Kali Cabuli Anak Tirinya, Tukang Gigi di Sidrap Diciduk Polisi

RAKYATKU.COM, SIDRAP - LL (41), warga Lotang Salo, Kecamatan Panca Rijang yang sehari-hari bekerja sebagai tukang gigi diduga tega mencabuli anak tirinya, B yang berusia 8 tahun.

LL diciduk aparat kepolisian Polres Sidrap setelah mendapat laporan dari Maryam, istri pelaku. Kapolres AKBP Anggi Naluifar Siregar melalui Wakapolres Kompol Apri Prasetya membenarkan hal itu. Pelaku, kata dia, dibekuk sehari setelah dilaporkan oleh istrinya. 

"Pembuktian benar tidaknya tindak asusila yang dilakukan pelaku terhadsp anak tirinya, nanti berdasarkan hasil visum. Sementara kita tunggu," katanya, Kamis (12/5/2016).

Kasus ini sendiri, masih ditangani Unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA). Penyidik PPA Brigpol Yustina mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan visum terhadap korban.

"Ini masih menjalani, belum bisa kita ketahui hasilnya dari dokter. Minimal hasil rilisnya kami terima resmi lima hari ke depan," jelasnya.

Dalam laporan kepolisiannya, kata Apri, ibu korban mengaku memergoki suaminya berada dalam kamar korban. Ketika itu, ibu korban sempat melihat sang suami memakai celana dengan terburu-buru.

loading...

Setelah didesak, korban kemudian mengungkap perbuatan sang ayah tiri. Korban yang merupakan bungsu dari tiga bersaudara mengaku telah tiga kali diajak berhubungan badan oleh pelaku.

Dari pengakuan korban, pelaku sudah tiga mencabuli korban, pertama dilakukan pada bulan Ramadhan 2015. Sementara masih di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang sama, pelaku kembali mengulang perbuatannya pada akhir 2015, dan kejadian terakhir pada 11 Mei lalu.

Sementara LL di hadapan penyidik membantah tuduhan yang diarahkan padanya. Dia berdalih, tuduhan tersebut dilatar belakangi sikap cemburu yang berlebih istrinya. LL mengaku jika hubungannya dengan sang istri memang sedang tidak harmonis.

"Saya kerap dituduh macam-macam. Mungkin dia (ibu korban) sakit hati sehingga menuduh saya memperkosa anaknya. Padahal saat kejadian, saya kebetulan masuk ke kamar B hanya untuk menyalakan saklar lampu. Yang jelas, anak itu tidak pernah saya sentuh," kilahnya.

Loading...
Loading...