Senin, 27 Maret 2017 06:31 WITA

Ada Apa Oknum TNI Ikut-ikutan Razia Taksi Online di Makassar?

Penulis: Wahyu Susanto S
Editor: Jumardin Akas
Ada Apa Oknum TNI Ikut-ikutan Razia Taksi Online di Makassar?

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Transportasi konvensional dan online, khususnya kendaraan taksi masih menjadi polemik di masyarakat. Bahkan beberapa waktu yang lalu sempat terjadi bentrok di sejumlah daerah antara pengemudi taksi online versus konvensional.

Polemik itu juga terasa di Kota Makassar. Sejumlah daerah yang kerap dijadikan tempat 'ngetem' taksi konvensional bahkan diklaim sebagai tempat kekuasaan mereka alias taksi online dilarang mengangkut penumpang di lokasi tertentu seperti mal dan badara.

Khusus di Bandara Sultan Hasanuddin, pengemudi taksi online acap kali kucing-kucingan dengan petugas bandara yang berjaga di pintu keluar. Jika ketahuan, otomatis kendaraan taksi online tersebut akan dihentikan, plus penumpangnya dipaksa turun.

Seperti yang dialami salah satu mitra driver Grab Car di Kota Malassar. Sebut saja, Rizal. Saat itu, ia sedang mengantar konsumennya dari salah satu penginapan di Kota Makassar menunu Bandara Sultan Hasanuddin. Saat sudah menurunkan penumpang, ia kemudian menerima orderan konsumen di area bandara.

"Saya tolak juga sayang Pak, diterima juga risiko. Tapi saat itu saya memilih menerima," kata dia yang meminta nama aslinya tidak diberitakan.

loading...

Saat sudah menjemput konsumennya, kata Rizal, ia kemudian keluar dari area bandara. Saat di tol gate ia kemudian dicegat sekitar empat hingga lima petugas. Dua diantara petugas itu kata dia ada yang berseragam loreng alias TNI.

"Saya heran, ada anggota TNI juga yang ikut mencegat. Bahkan melakukan pemeriksaan kepada saya dan penumpang," ucap Rizal.

Rizal menambahkan, saat dihentikan ia sempat ditanya-tanya prihal penumpangnya. Ia pun dengan jujur mengatakan jika dirinya adalah pengemudi taksi online.

"Kesannya bagaimana ya, kalau ada TNI yang ikut-ikutan mencegat seperti taksi online ini mengancam keamanan bandara. Seharusnya kan petugas bandara saja," demikian dia.

Loading...
Loading...