Jumat, 24 Maret 2017 14:49 WITA

Sejahterakan Peternak, Bupati Gowa Harap Upsus Siwab Berlanjut

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Andi Chaerul Fadli
Sejahterakan Peternak, Bupati Gowa Harap Upsus Siwab Berlanjut

RAKYATKU.COM, GOWA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan berharap program Upaya Khusus (Upsus) Siwab bisa berumur panjang demi kesejahteraan peternak di Gowa. Menurut dia, kegiatan inseminasi buatan (IB) di Gowa dimulai sejak 1992 dan didukung tenaga inseminator 3 orang. Dari kegiatan itu sebanyak 50 ekor kelahiran di tahun berikutnya. 

Sementara prestasi IB pada 2014 kegiatan IB regular di Gowa hanya mampu melayani akseptor sebanyak 1.937 ekor yang dilakulan oleh 14 orang inseminator. 

Tahun 2015 terdapat dua kegiatan IB yang jalan berdampingan yaitu IB regular sebanyak 2.463 ekor dan GBIB sebanyak 4.456 ekor sehingga jumlah total di IB oleh 14 inseminator sebanyak 6.919 ekor. 

"Terjadi peningkatan rata-rata jumlah yang di IB secara signifikan yaitu 1,4 per ekor per hari per inseminator. Kondisi tersebut adalah pencapaian tertinggi yang pernah terjadi di Kabupaten Gowa karena adanya insentif dan cara kerja yang memadai dari kegiatan GBIB," ujar Adnan pada sosialisasi pengembangan dan pemeliharaan sapi di ruangan Baruga Karaeng Pattingaloang, Gowa, Jumat (24/3/2017).
 
"Dan pada 2016 kegiatan IB di Gowa memperlihatkan wajah sejatinya yaitu hanya diangka 0,5 ekor per hari per inseminator akseptor yang dapat di IB secara regular tanpa bantuan hormon penggertak birahi," tambah Adnan.

Bercermin dari kegiatan GBIB tahun 2015 upaya peningkatan jumlah layanan IB dapat ditempuh melalui kegiatan yang dapat merangsang gairah kerja inseminator dengan metode pendampingan. 

loading...

Peningkatannya sangat fantastis yakni mencapai tiga kali lipat. Karena itu program IB ini dapat berhasil jika dibarengi keterampilan inseminator, sarana prasarana IB, kecukupan tenaga inseminator, kesiapan peternak serta akseptornya dan program yang menyertainya.

Sosialisasi ini digelar Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Republik Indonesia. Dirjen (PKH), drh I Ketut Diarmita bersama rombongan meminta seluruh jajaran PKH mampu meningkatkan SDM-nya termasuk meningkatkan kualitas dan kuantitas populasi sapi di Kabupaten Gowa.

"Kita punya potensi peternakan yang bagus. Jangan biarkan ada tempat 'tidur', jangan biarkan ada tempat yang 'diam'. Tempat-tempat itu harus dimanfaatkan untuk pengembangan, supaya sapi-sapi yang dikeluarkan dari Gowa itu semuanya berkualitas," kata Ketut Diarmita. 

Tags
Loading...
Loading...