21 March 2017 13:39 WITA

Ini Penyebab Pencairan Dana Bos di Sulsel Terlambat

Editor: Andi Chaerul Fadli
Ini Penyebab Pencairan Dana Bos di Sulsel Terlambat

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Irman Yasin Limpo (None) memaparkan beberapa penyebab mandeknya pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ke kabupaten dan kota di Sulsel. Pemaparan itu berlangsung di Kantor Disdik Sulsel, Selasa (21/3/2017).

Seluruh kepala Dinas Pendidikan se-Sulsel dikumpulkan untuk membahas keterlambatan pencairan dana itu.

Menurut dia, keterlambatan penyaluran dana BOS disebabkan adanya perubahan struktur pemerintah daerah berdasarkan PP 18 tahun 2016. Sehingga beberapa SKPD digabungkan dan berdampak pada pengaturan aparatur yang berimbas pada Dinas Pendidikan Sulsel.

Kedua, pejabat struktural Eselon lll dan IV demisinoer sejak 19 Desember 2016 dan baru pelantikan serentak pada 1 Februari 2017. Ketiga, Dinas Pendidikan Provinsi melakukan promosi aparatur dalam rangka pengisian jabatan pada UPTD wilayah di 24 Kabupaten/Kota. 

"Juga kuta sampaikan bahwa DPA Dinas Pendidikan Provinsi telah disetujui pada akhir Desember 2016. Sehingga untuk SMA dan SMK Negeri mungkin harus menunggu beberapa saat," kata dia. 

"Karena akan dikonsultasikan dulu kepada TPAD untuk penyesuaian. Bukan lagi bantuan hibah seperti SMP dan SD, melainkan belanja langsung," tambahnya.

Mantan Kepala Badan Diklat Sulsel ini mengungkapkan, hingga hari ini petunjuk teknis real tekait pencairan Dana BOS belum ada. "Surat terakhir hanya pemberitahuan untuk 29 Maret sosialisasi pencairan," kata None.

Dia juga melakukan penekenan MoU bantuan hibah Dana BOS dengan Kadisdik Kabupaten/kota. None meminta agar Disdik Kabupaten/kota tetap melengkapi pertanggungjawaban tahun lalu. 

"Dalam waktu dekat diupayakan untuk segera dicairkan dana hibah itu ke kabupaten/kota. Diperkirakan minggu ini. Paling lambat minggu depan sudah dapat didistribusikan. Begitu pula dengan tingkat SMA," jelas None.