19 March 2017 21:02 WITA

Mengintip Keceriaan Anak Pulau Mengikuti Sekolah Apung

Editor: Jumardin Akas
Mengintip Keceriaan Anak Pulau Mengikuti Sekolah Apung

RAKYATKU.COM, PANGKEP - Keceriaan terpancar dari wajah anak-anak, peserta sekolah apung yang dilaksanakan di daerah kepulauan Pangkep, Minggu (19/3/2017).

Sekita 89 anak dari tiga pulau di Pangkep, Saugi, Satando dan juga Sapuli, Desa Mattiro Baji, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Pangkep, mengikuti program yang fokus pada pengembangan keterampilan ini.

Rahmi Ana, salah seorang penggagas Floating School mengatakan, 89 anak-anak pulau yang kini mengikuti program YSEALI Seeds for The Future Program yang disponsori oleh U.S Department of State, U.S Mission to ASEAN dan U.S-ASEAN Business Council Amerika tersebut, mengikuti kelas keterampilan diantara 7 kelas yang tersedia.

"Kita ada kelas komputer, menulis, musik dan menyanyi, menari, menggambar, pra karya, dan juga fotografi," kata Rahmi, saat ditemui di pulau Satando, Minggu (19/3/2017).

Sebagai fasilitator sekaligus pengajar, Rahmi menyebut ada sekitar 7 fasilitator yang telah berpengalaman.

"Tujuh kelas tersebut masing-masing ada fasilitatornya, mereka juga kita seleksi, artinya kemampuannya tidak diragukan," ungkap Rahmi.

Sementara itu, Kepala Desa Mattiro Baji, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Pangkep, Muslimin Dg Sirua mengatakan, bahwa dirinya sangat mendukung sekolah apung ini.

"Tentu saja, apalagi waktunya hari minggu, tidak mengganggu waktu sekolah anak. Apalagi tujuannya mengembangkan keterampilan," tandasnya.

Program yang hanya akan berlangsung selama 6 bulan ini,  tidak membebani peserta, alias gratis. Justru peserta difasilitasi beberapa peralatan belajar.