Jumat, 17 Maret 2017 17:33 WITA

Investasi Bodong Bergerilya di Sidrap

Penulis: Darwis Pantong
Editor: Andi Chaerul Fadli
Investasi Bodong Bergerilya di Sidrap

RAKYATKU.COM, SIDRAP - Eksistensi perusahaan investasi yang ditengarai beroperasi tanpa izin alias bodong di Kabupaten Sidrap menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) setempat.

Rakor yang dipimpin Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sidrap, Makmur, ini  menekankan pentingnga pendeteksian dini dan langkah koordinasi dalam menyikapi keberadaan perusahaan investasi bodong tersebut.

Dia mengatakan, ada dua perusahaan yang beroperasi di Sidrap saat ini  melakukan perekrutan anggota untuk diajak berinvestasi dengan iming-iming keuntungan menggiurkan.

"Kedua nama perusahaan investasi bodong itu sudah dikantongi rekan-rekan intelijen dari Kominda Sidrap. Keduanya tidak masuk dalam daftar Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," ujar Makmur kepada Rakyatku.com, Jumat (17/3/2017).

Dijelaskannya, kedua perusahaan investasi yang diduga tidak memiliki legalitas resmi dari pemerintah itu bergerak di bidang kesehatan dan telekomunikasi. "Keduanya menjual produk dan menjanjikan bonus besar kepada anggotanya," kata Makmur.

loading...

Selain masalah perusahaan investasi bodong, rakor yang dihadiri unsur TNI/Polri dan BIN ini juga membahas sejumlah persoalan lainnya yang marak terjadi di Sidrap dewasa ini.

Di antaranya, potensi terjadinya aksi terorisme, penyalahgunaan narkotika, konflik atau pertikaian kelompok masyarakat, pengawasan orang dan perusahaan asing, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau NGO ilegal.

"Ini semua perlu pengawasan melekat dan pendeteksian dini agar setiap masalah yang akan timbul bisa diantisipasi lebih awal," saran Makmur.

Loading...
Loading...