Minggu, 12 Maret 2017 10:17 WITA

6 Remaja Putri Rela Jual Kehormatan di Facebook, Ini Nama Akunnya

Editor: Adil Patawai Anar
6 Remaja Putri Rela Jual Kehormatan di Facebook, Ini Nama Akunnya
Ilsutrasi.

RAKYATKU.COM – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap, dan menangkap pelaku jaringan perdagangan orang (human trafficking) dengan modus prostitusi online melalui media sosial.

Wadir Krimsus Polda Sumut AKBP Dr Maruli mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari masyarakat tentang adanya praktik prostitusi online melalui media sosial facebook, yang menawarkan perempuan bisa dipergunakan untuk pekerja seks komersil, Kamis (9/3/2017).

“Mendapat informasi tersebut, personel Subdit II Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan penyelidikan online terhadap akun facebook Nanda Aulia Lubis. Setelah melakukan penyelidikan, personel kemudian melakukan penyamaran dengan menyaru sebagai laki-laki hidung belang disalah satu hotel di Medan,” kata AKBP Maruli Siahaan seperti dilansir Tribrata.com.

AKBP Maruli Siahaan menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi, petugas kemudian melakukan pengembangan dan ditemukan pelaku perdagangan orang berinisial ORK alias Nanda (21), yang merupakan pemilik akun facebook Nanda Aulia Lubis.

6 Remaja Putri Rela Jual Kehormatan di Facebook, Ini Nama Akunnya

Loading...

Selain Nanda, petugas juga menangkap NA alias Ipen (22) dan A alias Akbar (22) yang bertindak sebagai orang yang mencari, dan menawarkan wanita tunasusila dengan tarif Rp3 juta per malam.

“Mucikari tersebut mendapat bagian Rp500 ribu per orang,”  jelasnya.

Selain ketiga pelaku, petugas turut mengamankan 5 perempuan Pekerja Seks Komersil (PSK) dengan inisial DST (22), RS (22), AA (19), DA (18), L (20) serta barang bukti 3 unit HP, 4 kotak kondom merek Sutra, uang Rp1 juta dan screenshot facebook pelaku.

“Para pelaku disangkakan melakukan tindak pidana dengan pasal yang dilanggar yaitu Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) UU RI nomor 19 tahun 2016, tentang perubahan UU RI nomor 11 tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau pasal 30 Jo pasal 4 UU RI nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi, Pasal 2 ayat (1) UU nomor 21 tahun 2007 tentang, Traffficking dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” pungkasnya.

Loading...
Loading...