01 March 2017 01:00 WITA

Kembali ke Rumah Kecil, Tenangkan Dirimu

Editor: Almaliki
Kembali ke Rumah Kecil, Tenangkan Dirimu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -  Kota Makassar ternyata memiliki tempat yang sejuk nan damai ditempati untuk memenangkan diri. Sejumlah Pekerja Seni Kampus (PSK) sering berukumpul di rumah kecil hanya untuk bercengkrama dan berdiskusi. 

Bukan hanya pekerja seni yang bisa menikmati suasana rumah kecil. Mahasiswa, pelajar bahkan masyarakat umum pun bisa masuk ke dalam untuk berdiskusi atau hanya sejenak menikmati udara sejuk. 

Pemilik Rumah Kecil, Adi Doang mengatakan rumah kecil sudah berdiri delapan tahun, akan tetapi baru satu tahun belakangan ini rumah kecil dibuka untuk umum. 

"Di dalam kota juga sudah sulit mendapatkan ruang untuk berlindung dan bernaung, bahkan untuk berdiskusi. Rumah Kecil hadir untuk memberikan ruang kepada mereka yang haus akan diskusi menciptakan ide kreatifnya," ujar Adi Doang sesaat setelah Samsara selesai pentas teater. 

Pencetus rumah kecil ini melanjutkan, Rumah Kecil hadir dan peduli terhadap mereka atau hal-hal kreatifitas dan hal-hal yang mengedukasi. 

Rumah kecil pum mengajarkan tentang arti sebuah kebersihan, seperti membuang sampah pada tempatnya, meskipun itu hanya puntung rokok, tetapi di Rumah Kecil, maka harus dibuang di tempat sampah. 

"Saya bercita-cita di tempat ini nantinya dapat lahir sebuah gagasan yang bisa merubah bangsa, saya juga inginkan rumah kecil dapat dikunjungi orang-orang yang berjiwa besar, bukan orang-orang yang memiliki jabatan besar," jelasnya. 

Menurutnya seperti pementasan teater oleh Samsara sore tadi, Sutradara Alif Anggara, katanya adalah orang-orang yang mampu melahirkan sebuah gagasan.

"Seperti garapannya yang berjudul pulang itu, dari sinopsisnya saja kita lihat, yaitu mari kita membenahi diri kita dari yang terkecil, dan dimulai di Rumah Kecil," imbuhnya. 

Ia menambahkan, Rumah Kecil nantinya akan dipenuhi pepohonan sejuk, serta anak-anak yang aktif berdiskusi dan memainkan sebuah karya-karya seni pertunjukan. 

"Seperti teater atau tari, saya impikan di Rumah Kecil, setiap hari anak-anak berlatih menari atau memainkan drama teater, dan mereka akan lahir di rumah kecil sebagai generasi yang berjiwa besar peduli terhadap sesama," tutupnya. 

Sementara itu, seniman lokal, Alif Anggara menegaskan rumah kecil adalah tempat ia kembali, sebab ia mampu melahirkan sebuah ide saat ada di rumah kecil. 

"Di sini saya bisa menyatu dengan alam di tengah-tengah bisingnya Kota Makassar yang sulit kita temui tempat untuk menenangkan diri dan berdiskusi," tutupnya.

Tags