Senin, 20 Februari 2017 16:07 WITA

BPJS Kesehatan Dituding Rugikan Peserta, DPRD Parepare Bakal Bentuk Pansus

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Andi Chaerul Fadli
BPJS Kesehatan Dituding Rugikan Peserta, DPRD Parepare Bakal Bentuk Pansus

RAKYATKU.COM, PAREPARE - DPRD Kota Parepare akan melakukan kajian terkait aduan terhadap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang dinilai merugikan pesertanya. Hasil kajian itu akan digunakan sebagai dasar pembentukan panitia khusus (Pansus) atau kelompok kerja (Pokja).

Lembaga asuransi pelat merah itu dinilai MPC Pemuda Pancasila Parepare merugikan peserta.

"Kita akan terima masukan dan sarannya. Kita kaji dulu sebelum menentukan membentuk Pansus atau Pokja," ujar Wakil Ketua DPRD Parepare, Rahmat Sjamsu Alam di ruang Paripurna DPRD Kota Parepare, Senin(20/2/2017).

Sebelumnya, Ketua MPC Pemuda Pancasila Parepare, Fadly Agus Mante menjelaskan melalui Permenkes nomor Tahun 2017 tentang penyesuaian tarif, BPJS Kesehatan sangat merugikan masyarakat.

BPJS Kesehatan Dituding Rugikan Peserta, DPRD Parepare Bakal Bentuk Pansus

loading...

"Di dalam Permenkes ini menguraikan bahwa jika peserta BPJS naik kelas harus membayar selisih maksimal 75 persen dan hingga saat ini kurang sosialisasi. Ini jelas sangat merugikan masyarakat," kata dia.

Mantan legislator DPRD Kota Parepare ini  melihat hal ini berpotensi memunculkan mafia kesehatan. BPJS Kesehatan, kata dia, terkesan mementingkan finansial dibandingkan dengan pelayanan kesehatan.

"Harus digelorakan otonomi daerah sementara BPJS ini tersentralisasi. BPJS melakukan monopoli," ujar dia.

Loading...
Loading...