Kamis, 09 Februari 2017 14:32 WITA

Institusi Pendidikan di Gowa Diminta Perhatikan Anak yang Alami Kebutaan

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Andi Chaerul Fadli
Institusi Pendidikan di Gowa Diminta Perhatikan Anak yang Alami Kebutaan
Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Mallagani (kedua dari kanan).

RAKYATKU.COM, GOWA - Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Mallagani meminta institusi pendidikan agar memerhatikan kebutuhan anak yang mengalami kebutaan dalam membuat kebijakan.

Hal itu disampikan pada lokakarya yang digelar Helen Keller Internasional di aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gowa, Kamis (9/2/2017).

"Diharapkan SKPD (OPD) terkait dapat membuat suatu kebijakan dalam rangka penanggulangan kebutaan. Terkhusus pada institusi pendidikan agar lebih memperhatikan anak didik yang mempunyai kelainan pada penglihatan," kata dia saat memberikan sambutan.

Dia menambahkan, partisipasi guru juga diharapkan untuk dapat melaksanakan deteksi dini kebutaan bersama dengan petugas kesehatan.

Institusi Pendidikan di Gowa Diminta Perhatikan Anak yang Alami Kebutaan

loading...

Kepala Program Manajer Hellen Keller Internasional, dr Satya Prabha Khota menjelaskan, Hellen Keller merupakan lembaga nonprofit yang bergerak di bidang peningkatan gizi, kesehatan mata, dan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

"Lembaga ini dimulai sejak tahun 1975 yang telah bekerjasama dengan pemerintah Indonesia yang melayani lebih dari 50 juta penduduk Indonesia dalam memerangi malnutrisi, kemiskinan, serta dampak dari akibat kebutaan," kata Satya Prabha Kotha.

Lokakarya yang digelar terkait keprihatinan Hellen Keller atas kondisi anak yang mengalami gangguan pada penglihatan.

Tags
Loading...
Loading...