Minggu, 29 Januari 2017 00:30 WITA

Jajakan PSK via Sosial Media, Seorang Mucikari Diciduk Polisi

Editor: Vkar Sammana
Jajakan PSK via Sosial Media, Seorang Mucikari Diciduk Polisi
ilustrasi

RAKYATKU.COM - Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jambi berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan manusia dengan modus operandi melakukan transaksi seksual melalui media Online seperti facebook dan Twitter.

Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnadi SH SIk membenarkan penangkapan tersebut, itu berdasarkan laporan polisi nomor LP/A-21/I/2017 tanggal 26 Januari 2017. “Untuk tersangka yang berperan sebagai germo berinisial AS (27) warga Kotabaru,” ujar Kabid Humas Polda Jambi.

“Sementara itu korban yang diamankan petugas ada tiga orang perempuan muda yaitu PA (21 ) pekerjaan Wiraswasta, ABH (23 ) status Eks Mahasiswa dan PU (25) pekerjaan Wiraswasta, ” ungkap Kuswahyudi.

Kronologi pengungkapan tersebut berasal dari informasi masyarakat yang menyatakan bahwa tersangka yang merupakan pemilik akun Facebook menjajakan wanita muda untuk melakukan prostitusi dengan tarif yang ditentukan oleh tersangka AS.

Berdasarkan informasi tersebut, anggota Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Jambi mencoba melakukan penyelidikan terhadap pemilik account FB dimaksud dan menyelidiki modus operandinya.

Setelah melakukan penyelidikan dan dapat masuk ke dalam jaringan tersebut, maka penyidik mendapatkan info bahwa akan terjadi perdagangan orang dgn cara exploitasi seksual di TKP Hotel PUNDI.

Loading...

Kemudian setelah yakin, petugas melakukan penangkapan kepada Pemilik akun FB yang tak lain adalah tersangka AS. Sedang melakukan transaksi seksual terhadap pelanggan esek-esek dengan inisial Er dengan seorang perempuan PU.

Adapun transaksi dilakukan oleh tsk AS dengan meminta bayaran Rp 1,5 juta kepada Er (pria hidung belang). Selanjutnya AS menelepon seorang perempuan bernama PU untuk melayani Er dari hasil penjualan tersebut AS menerima RP 400 ribub dan sisanya diberikan kepad PU yang melayani Er.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan account FB tersangka serta media sosial lain yang digunakan untuk transaksi, terdapat 53 orang wanita yang diduga sebagai korban exploitasi seksual, namun Korban-korban lain yang pernah dimanfaatkan pelaku dalam memenuhi kebutuhan seksual penikmat masih dicari keberadaannya, ” ungkap Kabid Humas Polda Jambi.

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti Uang Tunai Rp.1.500.00 buah kondom telah Pakai merk VIVO 2 buah kondom yang belum dipakai VIVO dan 1 buah Hand Phone warna Hitam Merk Xiaomi. Saat ini tersangka, korban dan barang bukti berada di Polda Jambi.
 

Loading...
Loading...