Jumat, 20 Januari 2017 07:43 WITA

Syahrul Yasin Limpo Soroti Jual Beli Jabatan

Penulis: Al Khoriah Etiek Nugraha
Editor: Andi Chaerul Fadli
Syahrul Yasin Limpo Soroti Jual Beli Jabatan
Syahrul Yasin Limpo

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Banyak terjadi pergeseran jabatan dengan berubahnya struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berdasar Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2016. Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Syahrul Yasin Limpo menilai perubahan itu bisa menjadi lahan jual-beli jabatan.

Menurutnya, adanya kepala daerah yang ditangkap karena permasalahan ini bisa menjadi bukti. 

"Tidak boleh jual beli jabatan. Itu Pungli, korupsi. Kalau ada bupati atau siapapun yang ditangkap karena itu, saya setuju. Memangnya dia siapa, kau yang punya jabatan harus dibayar-bayar," kata Syahrul belum lama ini.

Transaksi jual-beli jabatan itu, kata dia, yang membuat proses akselerasi pemerintahan tidak berlangsung. "Tunjukkan saya, siapa yang jual jabatan? Tidak bolehlah. Mudah-mudahan tidak ada seperti itu," tambahnya.

loading...

Bagi dia, untuk mendapatkan sebuah jabatan tidak mesti dengan uang. Tetapi dengan usaha dan kerja keras. 

Karena, kata dia, pantas tidaknya jabatan dibuktikan melalui kinerja, bukan dengan sejumlah uang. 

"Para PNS yang ingin mendapatkan jabatan, harus bekerja keras, memperlihatkan prestasi, tanggung jawab, dan integritas. Selama berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun," jelasnya.

Loading...
Loading...