Jumat, 20 Januari 2017 00:29 WITA

Kata Pengamat, SYL Sulit Tergantikan!

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Kata Pengamat, SYL Sulit Tergantikan!
Syahrul Yasin Limpo

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketokohan Syahrul Yasin Limpo (SYL), memang sulit tergantikan. Paling tidak, itulah pendapat sejumlah kalangan. Tak terkecuali, akademisi yang bergelar maha guru.

Prof Adi Suryadi Culla, misalkan. Ia menilai, figur SYL sulit tergantikan. Kata guru besar Unhas ini, yang membuat SYL sulit dibandingkan, dan-- bahkan-- tidak tergantikan, adalah karier politik dan birokrasinya menyatu secara simbiotik. 

Tidak itu saja. Adi Suryadi Culla menambahkan, pengakuan atas reputasi dan kualitas leadership-nya dalam perjalanannya yang memadukan dan mempertemukan sekaligus ranah birokrasi dan ranah politik. 

Kelebihan itu, lanjut dia, yang membuat figur cagub yang muncul, umumnya sulit dibandingkan SYL. Adi menilai, ada figur yang punya karier politik panjang, tapi lemah dalam pengalaman birokrasi. Juga, ada yang berpengalaman birokrasi, tapi lemah dalam pengalaman politik. 

Kata Pengamat, SYL Sulit Tergantikan!

Sehingga, peta yang ada, belum muncul figur cagub sekaliber SYL. "Sulit tergantikan. Kecuali sebagai figur suksesi atau penerus," tandasnya, belum lama ini. 

Pernyataan senada disampaikan Baharuddin Nur. Ia menilai, sangat kuat asosiasi antara Sulsel dengan SYL. Kalaupun nanti tergantikan, Baharuddin Nur membayangkan,  media akan gagap menyebutkan gubernur Sulawesi Selatan tanpa menyebut SYL. 

Baharuddin mengambil analogi. Ia mencontohkan banyak orang yang meminta air Aqua, meski yang disajikan adalah merek Club, Equil, dan sederet merek lainnya. 

loading...

Kata Pengamat, SYL Sulit Tergantikan!

Selain itu, kata dia, untuk satu sisi saja, berkaitan track record karier birokrasi, tidak ada kandidat bahkan pegawai di lingkungan birokrasi yang menyamai SYL. Pria yang akrab disapa Komandan ini, memulai karier sebagai kepala desa dan camat. Selanjutnya, berkarier sebagai Kabiro Humas yang prestasinya tak diragukan. Kemudian, terpilih menjadi bupati dua periode. Karier di atasnya lagi, terpilih sebagai wakil gubernur, dan menjabat gubernur dua periode. Bahkan, menjadi komandan para gubernur di tingkat nasional.

Kata Pengamat, SYL Sulit Tergantikan!

Apalagi, masih menurut Baharuddin, karier politiknya di Golkar berhasil melewati masa-masa sulit di era reformasi. Juga, memimpin organisasi politik yang besar itu dan terus menjadi pemenang pemilu di Sulsel, beberapa periode.

"Pak SYL adalah aset birokrasi nasional yang tidak bisa tidak harus diperhitungkan di panggung birokrasi nasional. Sementara di daerah, kita diperhadapkan pada tantangan mempersiapkan suksesi. Masyarakat Sulsel, tentu saja, berpengharapan mendapatkan pimpinan yang minimal setara dengan kualitas dan kualifikasi SYL. Jelas, suatu tantangan yang tidak mudah untuk dijawab saat ini," tandasnya.

 

Loading...
Loading...