Kamis, 19 Januari 2017 03:02 WITA

Perdana di Sulsel, Perayaan Natal Dilakukan Bersama

Editor: Jumardin Akas
Perdana di Sulsel, Perayaan Natal Dilakukan Bersama

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Umat Kristiani se-Sulsel akan membuat sebuah perhelatan ibadah dan perayaan natal bersama perdana, di Upper Hills Hotel, Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar, Kamis (19/1/2017) besok.

Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKSG) yang menginisiasi agenda yang melibatkan Polri, TNI, Pemkot, Pemprov Sulsel. Sejumlah organisasi gereja yang terlibat, antara lain PGI, PGPI, PGTI.

Sekretaris Umum Panitia, Hariella Hana Sanjaya mengungkapkan, jika sebelumnya perayaan natal dirayakan terpisah oleh setiap organisasi gereja, hal itu yang ingin disatukan. 

Melalui kegiatan yang bertajuk "Memperkokoh Bhineka Tunggal Ika dan Kerukunan Antar Ummat Manusia", spirit Bhineka Tunggal Ika yang jadi dasar negara ingin kembali ditumbuhkan. "Ini juga dilandasi atas dasar kondisi kebangsaan kita belakangan ini," ucapnya, saat konfrensi pers, di Hotel Remcy, Jalan Boulevard, Makassar, pada Rabu (18/1/2017).

Rencananya, agenda besok mempersiapkan 5000 kursi untuk seluruh Jamaat dan peserta yang ingin hadir. Bahkan, sejumlah Jamaat dari daerah mengkonfirmasi kehadiran. Seperti dari Toraja, Toraja Utara, Selayar dan sebagainya.

"Jadi besok ada dua sesi. Pertamanya itu ibadah yang hanya diikuti oleh umat kristiani. Tapi setelah itu baru perayaan. Kita juga akan ada hiburan dari sejumlah penyanyi kawakan terkenal," paparnya.

Untuk itu, Panitia Divisi Humas, Mario David menyampaikan permohonan maaf lebih awal, untuk agenda besok, yang berpotensi menciptakan kemacetan, khusunya di seputaran wilayah kegiatan.

"Kami harus sampaikan ini sekarang. Kami tidak ingin membuat masyarakat merasa resah, jadi kami meminta maaf terlebih dahulu. Karena memang besok itu akan dihadiri ribuan orang. Apalagi banyak dari daerah," pintanya.

Dikatakan pula, ada 300 orang yang terlibat dalam kepanitiaan ini. Hadir dalam konferensi pers yakni Pdt Andi Mulyadi, Nilma Palamba (Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Makassar) dan Venny Yulani. 

Tags