11 January 2017 22:14 WITA

Muslimin Bando Janji Menangkan Nurdin Halid di Enrekang

Editor: Jumardin Akas
Muslimin Bando Janji Menangkan Nurdin Halid di Enrekang

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Enrekang, Muslimin Bando berjanji untuk memenangkan Nurdin Halid di Enrekang, dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 mendatang.

Janji itu disampaikan Muslimin, dalam rapat konsolidasi DPD Partai Golkar Sulsel, di Jalan Bottolempangan, Rabu (11/1/2017).

Janji yang disampaikan Muslimin Bando yang juga Bupati Enrekang ini bukan tanpa alasan. Ia mengklaim, jumlah pemilih Partai Beringin di Enrekang sangat besar.

"Berdasarkan survei LSI tanggal 12 sampai 19 Desember di Enrekang, pemilih Enrekang itu cenderung menetapkan partai nasional, kurang lebih 39,8 persen menjatuhkan pilihannya kepada Partai Golkar. Jadi itu bisa menjadi salah satu acuan kita," kata Muslimin.

Menurutnya, hasil survei tersebut diperoleh sebelum dirinya menjabat sebagai Ketua Golkar Enrekang. Data jumlah pemilih Partai Golkar di Enrekang kata dia, dipastikan bertambah saat mesin partainya sudah mulai bergerak untuk menyosialisasikan Nurdin Halid di Enrekang.

"Itu baru, belum dikerjakan maksimal. Masih spontanitas. Oleh karena itu, siapa yang kendarai Golkar bisa memperoleh jumlah suara itu, bisa lebih dari itu," tambahnya.

Untuk mewujudkan janjinya tersebut, saat ini pihaknya mulai melakukan konsolidasi organisasi Partai Golkar di Enrekang. "Yang saya lakukan konsolidasi organisasi dulu, bagaimana kita menyusun kembali kepengurusan ini. Dan pasti kita akan mulai bergerak," tutup Muslimin Bando.

Sementara itu, Ketua Harian DPD Partai Golkar Sulsel, Moh Roem mengakui jika saat ini hanya Nurdin Halid yang paling berpeluang mengendarai Partai Golkar di Pilgub Sulsel. Alasannya sangat jelas kata Roem. 

Sebab seluruh DPD II Partai Golkar sudah bulat merekomendasikan Nurdin dalam kontestasi politik lima tahunan mendatang di Sulsel.

"Sampai hari ini, baru surat dukungan ke Nurdin Halid, baru satu. Dan itu dinyatakan secara terbuka di Musda. Bahkan ada daerah dalam Musda, dukungan itu dibahas menjadi keputusan dalam rapat komisi," ungkap Ketua DPRD Sulsel ini.