11 January 2017 18:00 WITA

Pelaku Curanmor Anak di Bawah Umur, Demi Uang dan Sabu-sabu

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Pelaku Curanmor Anak di Bawah Umur, Demi Uang dan Sabu-sabu
Para tahanan kasus curanmor di wilayah hukum Polda Sulteng sepanjang Oktober 2016 hingga Januari 2017. Foto: M.Qadri

RAKYATKU.COM, PALU - Polda Sulawesi Tengah mengungkap hasil penangkapan kasus curanmor sejak Oktober 2016 hingga Januari 2017. Hasilnya, 66 kasus berhasil diungkap. 

Dari 66 kasus ini, ditangkap delapan pelaku. Dimana tiga diantaranya anak-anak di bawah umur. Fakta yang mencegangkan, para pelaku mencuri motor demi mendapatkan uang dan paket sabu-sabu. 

Motor hasil curian banyak dijual keluar Kota Palu. Dengan kisaran harga yang ditawarkan permotor sebesar Rp 3 juta. Pelaku menjual kendaraan curian tersebut hingga ke wilayah Provinsi Gorontalo. 

Baca Juga
*Awal Tahun, Polrestabes Makassar Sikat 86 Pencuri
*Begal dan Narkoba Jadi Fokus Polda Sulsel di 2017
*Wanita ini Otaki Kasus Pencurian di Parepare

"Biasanya satu kendaraan ada yang dijual dengan harga Rp1,5 juta hingga Rp3 juta. Tambah 2 gram sabu-sabu," terang Direktur Reskrimum Polda Sulteng, Kombes Pol Helmi Kwarta, saat menggelar jumpa pers di Mako Polda Sulteng, Rabu (11/1/2017). 

Masih menurut Helmi, para pelaku tercatat beraksi di 20 Tempat Kejadian Perkara.

"Kami masih sementara mendalami lagi kasus ini. Kami berjanji akan membongkar sampai ke akar-akarnya," tegas Helmi.